Mengapa iPad Mini Tak Mungkin Dijual Murah?

Kompas.com - 17/10/2012, 11:37 WIB
EditorReza Wahyudi


KOMPAS.com -
Beberapa hari lalu beredar foto screenshot daftar inventaris sebuah toko di Jerman yang memuat harga iPad Mini. Perangkat itu disebutkan dibanderol mulai harga 249 Euro untuk versi 8 GB "WiFi Only".

Kedengarannya cukup murah, namun apakah level harga tersebut cukup realistis? Hal itu dipertanyakan oleh situs teknologi ZDNet. Dari hasil analisis singkat, ZDNet menyimpulkan bahwa bocoran harga tersebut kemungkinan besar tidak akurat. Mengapa?

Harga iPad Mini termurah yang disebutkan seharga 249 Euro atau 320 dollar AS hanya berselisih 6 dollar AS lebih tinggi dibandingkan tablet Kindle Fire HD 16 GB besutan Amazon, yang diakui pembuatnya tidak menghasilkan profit.

Perbedaan kapasitas storage seharusnya tidak banyak berpengaruh ke harga, karena perbedaan antara 8 dan 16 GB kurang dari 10 dollar AS.

Sementara itu, barang elektronik yang dijual di benua Eropa dikenakan pajak tinggi. Mengacu pada bocoran tersebut, harga sebelum pajak dari iPad Mini seharusnya lebih dekat ke angka 200 Euro atau sekitar 260 dollar AS. Lebih murah sekitar 60 dollar AS dibandingkan Kindle Fire HD yang tidak menghasilkan margin keuntungan untuk pembuatnya, Amazon.

Di sisi lain, Apple biasanya mengambil margin keuntungan cukup besar dari penjualan produk-produknya. Pengadilan sengketa paten Samsung-Apple menunjukkan bahwa perangkat iPhone, misalnya, memiliki margin profit antara 23 hingga 32 persen.

Karena itu, kecil kemungkinan Apple bakal menjual iPad Mini dengan harga jauh di bawah 399 dollar AS.

ZDNet memperkirakan bahwa harga-harga dalam bocoran tersebut meleset setidaknya sebesar 80 dollar AS (lebih murah). Jadi menurut ZDNet, iPad Mini termurah dengan kapasitas 8GB akan dibanderol paling tidak seharga 400 dollar AS atau sekitar Rp 3,8 juta.

Benarkah demikian? Kita tunggu saja faktanya pada waktu peluncuran, jika perangkat iPad Mini memang benar-benar ada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.