Posisi Country Head AMD Indonesia Masih Lowong

Kompas.com - 18/10/2012, 15:18 WIB
EditorReza Wahyudi

techfreep.com
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepergian Hermawan Sutanto sebagai Country Head AMD Indonesia menyisakan posisi kosong yang belum terisi pengganti resmi. Hermawan yang menjabat selama 5 bulan sejak ditunjuk AMD pada awal Mei lalu diberitakan pindah ke saingan utama AMD, Intel.

Untuk sementara, posisi Hermawan diisi oleh General Manager AMD Far East Ltd. untuk kawasan ASEAN, Ryan Sim.

"Hermawan memberi banyak kontribusi selama bekerja untuk AMD, tetapi kepergiannya tak akan mengganggu kami. Business as usual saja," ujar pria asal Malaysia ini ketika ditemui di Jakarta.

amd-2
Ryan Sim, General Manager AMD Far East Ltd. Kawasan ASEAN (gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Menurut dia, AMD akan mengikuti strategi bisnis yang telah ditetapkan sejak sebelum Hermawan menjabat sebagai Country Head AMD. Hal tersebut didukung oleh susunan tim dan partner yang sama.

Soal pasar Indonesia, Sim mengaku tak asing. "Saya sudah 6-7 tahun lalu mulai menggeluti pasar komputer di sini. Ketika itu saya masuk Indonesia untuk mencari partner dan membangun jaringan distribusi," ujarnya.

Sim menyatakan bakal mengisi posisi yang ditinggalkan Hermawan sampai pihaknya menemukan pengganti yang sesuai. "Tapi sejauh ini kami belum menemukan orangnya," ujar Sim.

Selama Hermawan menjabat sebagai Country Head AMD Indoneisa, pangsa pasar notebook berbasis prosesor AMD mengalami peningkatan dari 16,1 persen di bulan Januari tahun ini menjadi 21,6 persen pada bulan Juni.

Angka tersebut, menurut Sim, merupakan yang tertinggi yang pernah dicatat AMD Indonesia. Dia mengatakan, AMD akan tetap berkomitmen mendorong core business AMD di Tanah Air yang mencakup komponen PC dan notebook. "Negara ini adalah pasar terbesar di Asia Tenggara," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.