Mahasiswa Surabaya Ciptakan "Peta Darah" untuk PMI

Kompas.com - 22/10/2012, 13:03 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

shutterstock ilustrasi donor darah

KOMPAS.com - Tim mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)  Surabaya menciptakan sistem jaringan internet berbasis web dengan memakai fitur Google Map untuk mengetahui stok darah di unit transfusi darah (UTD) Palang Merah Indonesia.

"Sistem yang kami ciptakan selama setahun itu meraih juara pertama dalam GeMasTIK 2012 (Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK) di Bandung pada 9-10 Oktober lalu," kata anggota tim Ika Nurkasanah di Surabaya.

Ditemui di kampus bersama dua rekannya dalam "Team ReadBlood", Izzat Aulia Akbar dan Benedictus Arya B, ia menjelaskan sistem jaringan yang dirancang merupakan manajemen distribusi kantong darah.

"Di setiap UTD PMI sebenarnya sudah ada bagian TIK, tapi mereka hanya memasukkan data stok darah atau membetulkan jaringan komputer, padahal peran mereka bisa dioptimalkan untuk distribusi stok darah yang efisien," katanya.

Menurut mahasiswi semester 7 Fakultas Teknologi Informasi (FTIf) itu, sistem jaringan yang dirancang akan menghubungkan koneksi sistem jaringan internet dari rumah sakit ke UTD PMI.

"Dengan sistem itu akan dapat dilacak stok darah yang ada pada UTD PMI terdekat, lalu petugas TIK di UTD PMI akan menjawab darah yang diminta dan bila tidak ada, maka secara otomatis akan bergeser ke jaringan UTD lain yang terdekat," katanya.

Ditanya biaya yang dibutuhkan untuk aplikasi sistem jaringan itu di UTD dan masyarakat, biaya sistem jaringannya relatif murah, kecuali pembelian sistem integrasi data antar-institusi (UTD dan rumah sakit) yang agak mahal.

"Tapi, sistem jaringan yang mudah dan aplikatif itu sudah diujicobakan pada UTD PMI di Gresik dan Sidoarjo. Kami juga mengembangan sistem mobile melalui alamat web/laman www.sibara.org, sehingga masyarakat juga bisa mengecek stok darah di UTD PMI," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.