Kreavi, Tempat "Nongkrong" Digital Pekerja Kreatif

Kompas.com - 23/10/2012, 10:11 WIB
EditorReza Wahyudi

Kreavi.comKreavi.com, situs web jejaring sosial dan marketplace pekerja kreatif visual Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerja kreatif visual Indonesia kini memiliki tempat kumpul virtual di sebuah situs web jejaring sosial buatan lokal. Pekerja kreatif bisa membuat galeri untuk memamerkan karyanya. Bahkan, jejaring sosial ini bisa dimanfaatkan sebagai bursa mencari peluang bisnis dan pekerjaan.

Kreavi.com, adalah sebuah situs web jejaring sosial dan marketplace untuk pekerja kreatif visual Indonesia. Kreavi dikembangkan oleh Benny Fajarai sejak Desember 2011. Versi betanya mengudara pada April 2012, dan secara resmi diluncurkan Agustus 2012. Kini, Kreavi telah memiliki 2.700 pengguna.

Selain Benny, saat ini Kreavi diasuh oleh dua karyawan yang khusus menangani teknis dan desain. Ada pula relawan yang membantu memoderasi karya atau publikasi lainnya di Kreavi.

Benny, yang lahir di Pontianak, 27 April 1990 silam, hendak membuat sebuah "kapal" yang menyatukan seluruh bidang industri kreatif visual di Indonesia. Para pelaku industri periklanan, animasi, arsitektur, sinematografi, seni rupa, fotografi, hingga web desain, semuanya bisa bergabung dan saling terhubung di Kreavi.

Sistem pertemanan di Kreavi mirip seperti Twitter, menggunakan sistem follow dan follower. Pengguna bisa mem-follow pengguna lain yang memiliki karya visual berseni tinggi atau yang sesuai dengan minatnya.

Di Kreavi, pengguna bisa memperlihatkan karya visual buatannya dalam galeri virtual. Di sana pengguna bisa membuat album untuk mengkategorikan karya. Besar harapan Benny agar pengguna mendispiplinkan diri untuk mengunggah karya visual buatan mereka sendiri, dan tidak melakukan pencurian karya. Ini semata dilakukan agar seorang pekerja kreatif memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengguna tak perlu takut karyanya akan dicuri, justru di sinilah tempat di mana kita bisa menunjukan kemampuan," tegas Benny. "Di Kreavi, kita membatasi resolusi pixel sebesar 1.000 x 1.000 pixel. Jadi resolusi ini tidak bisa digunakan untuk komersial."

Jika diambil sisi positifnya, galeri visual ini dapat memberikan inspirasi bagi pengguna lain. Jika mengalami stagnasi ide, pekerja kreatif tinggal mengunjungi Kreavi untuk melihat ide-ide cemerlang. Inilah salah satu misi Benny mendirikan Kreavi, agar para pengguna memberi umpan balik, berkomentar, atau bertukar pikiran.

Marketplace

Ketika Kreavi masih berstatus beta, Benny melakukan survei terhadap 1.000 orang yang kala itu telah menggunakan Kreavi. Survei ini berkaitan dengan hal apa yang paling dibutuhkan pekerja kreatif visual di Indonesia. "Ternyata, 67% membutuhkan marketplace," tegas Benny.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.