Kompas.com - 23/10/2012, 13:22 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Samsung  akan menghentikan pasokan komponen panel LCD ke Apple mulai tahun 2013. Hal tersebut disampaikan oleh seorang penjabat senior Samsung yang menolak disebutkan namanya hari Senin (22/10/2012) kemarin.

Perusahaan Korea itu, menurut sang pejabat, tidak bisa mengikuti permintaan Apple terkait harga panel LCD yang mengecilkan margin keuntungan Samsung.

"Samsung telah memangkas kiriman layar LCD ke Apple, dan mulai tahun depan tak akan lagi memasok komponen tersebut," ujar sumber itu pada harian The Korea Times, seperti dikutip oleh TechCrunch.

Menurut analis pasar DisplaySearch, Samsung adalah pemasok terbesar komponen panel LCD ke Apple selama 6 bulan pertama tahun 2012 dengan angka pengiriman melebihi 15 juta unit LCD. Pemasok terbesar kedua adalah LG yang mengirim 12,5 juta unit layar, diikuti Sharp dengan kiriman 2,8 juta unit.

"Akan tetapi, Samsung mengapalkan kurang dari 3 juta unit ke Apple selama kuartal ketiga tahun ini. Angka kiriman di kuartal empat diperkirakan kembali turun ke angka 1,5 juta unit."

Kerja sama penyediaan komponen antara Samsung dan Apple telah berlangsung selama bertahun-tahun, tetapi hubungan kedua perusahaan tersebut belakangan meretak. Penyebab keretakan itu kabarnya tak lain adalah sengketa paten yang melibatkan divisi produk konsumen Samsung dan Apple.

Sebelumnya, Apple disebutkan bakal mengalihkan produksi cip baru A7 untuk gadget masa depan miliknya ke Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC). Selama ini, produksi cip seri A milik Apple—termasuk A6 yang digunakan pada iPhone 5—ditangani oleh Samsung.

Samsung juga tidak dilibatkan dalam penyediaan komponen layar untuk gadget terbaru Apple, iPad Mini, yang kabarnya akan diluncurkan tanggal 23 Oktober mendatang.

Samsung sendiri dilaporkan mendapat pesanan komponen display lebih banyak dari divisi consumer electronics perusahaan tersebut, dan dari Amazon yang merupakan salah satu pesaing Apple di bisnis tablet. Tambahan pesanan ini disebut bisa menutupi kerugian akibat hilangnya kerja sama dengan Apple.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.