Kompas.com - 19/11/2012, 07:38 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Wicak Hidayat/Kompas.com


KOMPAS.com — Bukan rahasia lagi jika sistem operasi mobile Android adalah tempat di mana banyak program jahat (malware) komputer berkembang. Menurut sebuah survei, program jahat itu datang dari luar toko aplikasi Android, Google Play Store.

Perusahaan keamanan perangkat lunak F-Secure mencatat, ada 51.447 kasus program jahat yang ditemukan di Android pada kuartal ketiga tahun 2012. Jumlah ini meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 5.000 kasus program jahat.

Namun, menurut F-Secure, pada kuartal ketiga tahun ini hanya 146 program jahat yang berasal dari toko aplikasi Google Play, atau 0,5 persen dari semua program jahat di Android.

Program jahat itu datang dari situs web yang tidak aman atau masuk ketika pengguna mengunduh aplikasi di tempat selain Google Play.

Dari 51.447 kasus program jahat yang ada di Android, 55,2 persen masuk kategori bahaya dan 44,8 persen hanya dianggap berisiko. Program jahat yang masuk kategori bahaya ini berpotensi mencuri data pengguna.

Dalam Google Play Store versi 3.9.16, Google menambahkan sistem pendeteksi dan pemindai program jahat sebagai upaya meningkatkan keamanan di toko aplikasinya. Fitur ini akan mengecek semua aplikasi yang telah diunduh pengguna, dan memberi tahu pengguna jika ada aplikasi yang mengandung program jahat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.