Kompas.com - 20/11/2012, 12:42 WIB
EditorReza Wahyudi

INTEL Presiden dan CEO Intel Paul Otellini membawa prototipe smartphone yang menggunakan prosesor Intel Atom dan sistem operasi Android dalam Intel Developer Forum 2011 di San Francisco, Selasa (12/9/2011).

KOMPAS.com — Orang nomor satu Intel, Paul Otellini, telah membuat sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Sosok yang telah bekerja selama 40 tahun di Intel ini mengumumkan akan mengambil pensiun dini, lebih cepat dari peraturan perusahaan Intel.

Intel sebenarnya memiliki peraturan yang menyatakan, untuk mengambil pensiun, CEO perusahaan tersebut harus sudah berumur 65 tahun.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (20/11/2012), Otellini akan mulai pensiun pada Mei 2013 yang pada tahun tersebut ia baru berumur 62 tahun.

Dewan Direksi Intel mengaku sangat terkejut dengan keputusan Otellini ini. Mereka pun telah berusaha untuk menahan keinginan Otellini untuk mengakhiri kariernya di Intel. Sayangnya, Otellini tetap pada keputusannya ini.

Apa alasan di balik keputusan yang diambil oleh Otellini tersebut? Belakangan ini, pasaran PC dunia memang sedang lesu-lesunya. Para konsumen lebih tertarik untuk membeli dan menggunakan perangkat-perangkat mobile, sebuah zona yang sayangnya memang belum dikuasai oleh Intel.

Intel memang mendominasi pasaran prosesor PC, tetapi masih belum berhasil menunjukkan tajinya di dunia industri mobile. Apple iPad dan iPhone dan beberapa merek perangkat mobile ternama lainnya lebih memilih untuk menggunakan prosesor berbasis ARM.

Sejak berdiri dari tahun 1968, Intel selalu memilih CEO dari kalangan internal. Namun, menurut prediksi para analis, kemungkinan besar Intel akan mengubah kebijakan tersebut. Kini, mereka bisa saja memilih seseorang dari eksternal perusahaan untuk ditunjuk menjadi pemimpin baru.

"Kita semua tahu kalau semua orang menggunakan smartphone dan tablet. Sekaranglah eranya Intel melawan ARM. Jadi, akan lebih baik kalau Intel memilih darah baru dan perspektif baru," kata Patrick Wang, analis dari Evercore.

Dari internal perusahaan Intel sendiri, ada tiga nama yang menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Otellini, yaitu
- Renee James, orang yang bertanggung jawab terhadap masalah software di Intel;
- Brian Krzanich, veteran Intel yang saat ini memiliki jabatan sebagai Chief Operating Officer;
- Stacy Smith, Chief Financial Officer dan Director of Corporate Strategy.

Siapakah yang akan ditunjuk oleh Intel nantinya? Mari kita tunggu saja perkembangannya!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.