Kompas.com - 28/11/2012, 10:01 WIB
EditorReza Wahyudi

apple iPhone 5 menunjukkan berbagai tampilan aplikasi Maps.

KOMPAS.com — Keputusan Apple untuk meninggalkan Google Maps dan membuat peta digital buatan sendiri kembali memakan korban.

Setelah Scott Forstall yang dipaksa mengundurkan diri diduga karena masalah Apple Maps, satu petinggi Apple lain mengalami hal serupa.

Seperti dikutip dari Mashable, Apple dikabarkan telah memberhentikan manajer yang bertanggung jawab langsung terhadap pengembangan peta digital yang digunakan di perangkat berbasis iOS 6.

Dia adalah Richard Williamson, yang keputusan pemecatannya dikabari langsung oleh SVP Apple, Eddy Cue, pada Selasa (27/11/2012).

Richard yang telah bekerja cukup lama di Apple dan terakhir mengepalai tim pengembangan Apple Maps dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas rentetan masalah di Apple Maps.

Richard Williamson, manajer divisi Apple Maps, diberhentikan pada Selasa (27/11/2012).


Setelah memecat Richard, Apple disebut akan meminta perusahaan spesialis peta digital, TomTom, untuk memperbaiki masalah-masalah yang merongrong Apple Maps.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada September lalu, Apple meluncurkan sistem operasi baru iOS 6 dengan beberapa fitur baru, salah satunya peta digital baru.

Berbeda dengan versi iOS terdahulu, iOS 6 tidak memasukkan Google Maps. Apple memilih membuat aplikasi peta sendiri, dan ternyata dinilai tidak seakurat peta Google.

Apple menghadapi kritikan setelah peranti lunak peta baru yang diluncurkan pada bulan lalu menunjukkan ketidakakuratan dan kesalahan menempatkan kota-kota.

Kasus itu menyebabkan CEO Apple, Tim Cook, harus meminta maaf kepada para pengguna perangkat iOS 6. Bahkan, orang nomor satu Apple ini menyarankan para pengguna iPhone dan iPad untuk menggunakan peta digital lain, seperti kompetitor Apple, yakni Nokia atau peta Google.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.