Kompas.com - 29/11/2012, 10:11 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

 

KOMPAS.com – Peranan pemerintah dalam melawan pembajakan software, khususnya game, tak bisa dianggap enteng.

Seriusnya pemerintah dalam mengambil langkah memerangi pembajakan bisa menjadi modal awal keberhasilan pertempuran tanpa akhir tersebut. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah Jepang.

Langkah terbaru yang diambil pemerintah Jepang adalah memberlakukan larangan impor kartu R4. Kartu tersebut notabene merupakan media untuk pembajakan piranti lunak game handheld Nintendo DS. Penjualan R4 sendiri memang telah dicap ilegal oleh pemerintah Jepang sejak 2009.

Sebelumnya, pemerintah negeri Sakura ini telah melakukan penindakan hukum terhadap pengedar kartu R4. Beberapa pelaku dihukum penjara setelah tertangkap tangan menjual R4.

Pihak Nintendo pun telah melaksanakan perang melawan kartu pembajak tersebut di Inggris, Italia, Spanyol, Prancis, dan Taiwan. Nintendo juga menang dalam persidangan di Australia, Jerman, dan Inggris melawan pembajak tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.