BlackBerry 10 Gagal, RIM Tak Punya Cadangan

Kompas.com - 03/12/2012, 08:04 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

BANGKOK, KOMPAS.com — Platform dan perangkat BlackBerry 10 yang akan resmi diumumkan pada 30 Januari tahun depan adalah tumpuan harapan Research in Motion (RIM) untuk bangkit kembali di industri mobile yang kini dikuasai iOS dan Android.

Seakan menegaskan hal ini, dalam sesi wawancara dengan KompasTekno di BlackBerry Jam Asia 2012, Jumat (30/11/2012), Head of Software Portfolio Research in Motion Vivek Bhardwaj mengatakan bahwa tak ada "Plan B" atau rencana cadangan apabila BlackBerry 10 gagal.

"Ini adalah pertaruhan besar kami, istilahnya make it or break it," ujar Vivek. Karena itulah, lanjutnya, RIM ingin memastikan BlackBerry 10 benar-benar sempurna sebelum dilepas. "Sebenarnya bisa saja kami paksakan agar meluncur musim liburan akhir tahun ini (2012), tapi kemudian diputuskan agar sedikit bersabar lagi."

Vivek menambahkan, RIM mempersiapkan BlackBerry 10 sebagai platform masa depan yang bakal dipakai selama setidaknya selama sepuluh tahun. "BlackBerry 10 ini bukan platform smartphone, tetapi platform 'mobile computing' seperti yang sudah pernah diutarakan CEO kami, Thorsten Heins," imbuh Vivek.

Dalam konsep platform "mobile computing" ini, Vivek menjelaskan visi Heins tentang BlackBerry 10 yang disebut-sebut kelak akan menjadi alat komunikasi dan komputasi satu-satunya untuk pengguna yang bisa menggantikan fungsi laptop dan komputer desktop.

RIM sendiri terkesan habis-habisan dalam mempersiapkan platform BB10 yang akan menjadi andalannya dalam menantang dominasi iOS dan Android. Perusahaan asal Kanada ini, misalnya, berani menjamin bahwa aplikasi BlackBerry 10 bisa menghasilkan pemasukan setidaknya 10.000 dollar AS per tahun bagi pengembang aplikasi.

RIM juga rajin menebar hadiah lewat berbagai aktivitas lain seperti event untuk porting aplikasi ke platform BB10 dan menjalin kemitraan dengan para pengembang aplikasi serta rekanan operator seluler.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal kans BlackBerry 10 melawan rival-rivalnya, RIM agaknya merasa percaya diri. Tak tanggung-tanggung, menurut South Asia Managing Director Research in Motion Hastings Singh, perangkat BlackBerry 10 diposisikan langsung, head-to-head, melawan iPhone 5 dan Galaxy S3 yang masing-masing merupakan dua perangkat flagship dari kubu iOS dan Android.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.