Kompas.com - 04/12/2012, 09:24 WIB
EditorReza Wahyudi

(Deliusno/KompasTekno)

 

SINGAPURA, KOMPAS.com — Menurut Google, salah satu alasan mengapa para pebisnis/pengusaha di negara berkembang belum mau memanfaatkan internet untuk mengembangkan bisnis adalah masih tingginya harga bandwidth internet.

Sayangnya, tingginya harga layanan internet tidak dibarengi dengan penghasilan yang cukup bagi para pengusaha di negara berkembang, khususnya bagi pengusaha kecil dan menengah (UKM). Banyak pengusaha kecil yang akhirnya memutuskan untuk menjual produknya secara tradisional, hanya melalui toko.

Sadar harga bandwidth internet masih tinggi, Google sedang mengupayakan layanan internet gratis yang disebut Free Zone. Layanan internet gratis ini ditujukkan bagi pengguna ponsel, tidak melalui perangkat desktop PC.

"Tujuh puluh persen ponsel yang ada di pasar berkembang sudah bisa online. Sayangnya, pengguna ponsel tersebut tidak membeli layanan data," kata Nelson Mattos, Vice President of Product & Engineering for Europe and Emerging Markets Google.

Meski gratis, pengguna Free Zone tidak bisa membuka semua situs. Hanya ada tiga layanan yang bisa diakses oleh pengguna, yaitu Gmail, Google Plus, dan Google Search.

Dengan menggunakan Google Search, layanan search engine Google, para pengguna dapat mencari konten yang diinginkan secara gratis. Uniknya, pengguna masih diizinkan untuk membuka tautan hasil pencarian dengan gratis.

Pengguna pun dapat membuka dan membaca pesan elektronik yang ada di Gmail, layanan e-mail milik Google, secara gratis.

"Saat mengakses Gmail dengan menggunakan Free Zone, pengguna tidak hanya bisa membaca e-mail. Mereka juga bisa reply dan forward pesan tersebut," ujar Mattos.

Pengguna pun bisa mengakses layanan jejaring sosial Google Plus. Nyaris semua fitur Google Plus versi PC, seperti menambah teman di lingkaran pertemanan dan memberikan komentar, dapat dilakukan melalui layanan Free Zone ini.

Sayangnya, layanan ini baru hadir di Filipina. Saat ditanya kapan layanan ini tersedia di Indonesia, Google masih belum mau menjawabnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.