Kompas.com - 05/12/2012, 15:42 WIB
EditorErvan Hardoko

GUATEMALA CITY, KOMPAS.com - Penemu perangkat lunak anti-virus, John McAfee, yang melarikan diri dari Belize, Amerika Tengah karena diduga melakukan pembunuhan, kini berada di Guatemala dan berusaha mendapatkan suaka politik di negeri itu.

McAfee sudah bersembunyi selama tiga pekan sejak kepolisian Belize berniat menanyai McAfee terkait pembunuhan warga AS Gregory Faull yang sempat bersitegang dengan McAfee.

McAfee menyelundup ke Guatemala bersama kekasihnya, Samantha. Dia tinggal di sebuah hotel di dalam taman nasional sebelum menuju ke Guatemala City pada Senin (3/12/2012) malam.

Kepada kantor berita Reuters, lewat sambungan telepon, McAfee menjelaskan mengapa dia memilih Guatemala sebagai negara pelariannya.

"Guatemala berbatasan dengan Belize dan negeri ini memahami korupsi yang terjadi di Belize dan yang lebih penting mantan jaksa agung Guatemala adalah paman Samantha dan dia akan membantu kami melalui jalur hukum," kata McAfee yang didampingi pengacaranya yang juga mantan jaksa agung, Telesforo Guerra.

McAfee membantah terlibat dalam pembunuhan Faull dan menegaskan tidak akan menyerahkan diri. McAfee yakin pemerintah Belize akan membunuhnya jika dia menyerahkan diri. Pemerintah Belize membantah tudingan McAfee dan ganti menuding pria berusia 67 tahun itu sebagai seorang paranoid.

Guerra mengatakan McAfee bisa kembali ke Belize saat statusnya di Guatemala sudah sah secara hukum.

"Dia (McAfee) bisa pergi ke AS, tak ada masalah dengan hal itu. Kami sudah meminta kedubes AS mendukung permohonan suakanya di Guatemala," kata Guerra.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Guatemala Harold Caballeros mengatakan pemerintahnya akan mempelajari permintaan suaka politik McAfee begitu permintaan itu diajukan. Dia menambahkan berhasil atau tidaknya McAfee memperoleh suaka tergantung argumennya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.