Kompas.com - 06/12/2012, 15:42 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

(dok. Nightspade)

 

KOMPAS.com - Nightspade adalah satu dari dua developer game Indonesia yang mengunjungi Paris, Perancis, dalam event Game Connection.

Anggota "kontingen Indonesia" lainnya, Agate Studio, sebelumnya telah berbagi mengenai pengalaman mereka di kegiatan itu. (Baca: Developer Bandung Pamer Game Bola di Perancis )

Nah, kali ini giliran Nightspade yang akan berbagi pengalaman mereka. Seperti diungkapkan Hasna Tsaniya, Marketing and Public Relation Nightspade, ada banyak pelajaran dan pengalaman berharga dari kunjungan rekan-rekannya ke Paris.

Salah satunya, tutur Hasna, adalah pelajaran mengenai bagaimana bisa masuk ke pasar internasional. Ternyata, untuk menembus pasar internasional tidak cukup hanya dengan talenta desain grafis, pemrograman, penata musik maupun game designer.

"Tetapi, harus tahu juga bagaimana kondisi market dan bagaimana cara promosinya," tutur Hasna.

Dalam kunjungan selama tiga hari itu, Nightspade dikatakan memiliki tiga target, yaitu: bertemu publisher, project owner dan media.

Semua kegiatan itu tentunya diharapkan bisa mendukung bisnis Nightspade di Indonesia. Misalnya, saat bertemu project owner, mereka menawarkan jasa pengembangan game baik dari sisi development hingga art, game design, programming dan musik.

(dok. Nightspade) Suasana booth Indonesia di Game Connection 2012, Paris, Perancis.

 

Indonesia Belum Dikenal

Satu hal yang menjadi catatan khusus adalah, publik game dunia memang belum sepenuhnya mengenal industri game di Indonesia. Itulah mengapa Agate Studio dan Nightspade dalam acara tersebut juga bertindak sebagai "duta" bagi pelaku industri game di Indonesia, bukan hanya atas nama masing-masing.

Kesan yang ditangkap, kebanyakan pelaku industri game di event tersebut masih belum melirik Indonesia sebagai sebuah pasar. Ini karena jumlah pengguna kartu kredit -- yang bisa digunakan untuk membeli virtual goods -- masih sedikit.

Meski demikian, beberapa pelaku industri disebut sudah mulai melirik Indonesia melalui layanan pembayaran alternatif (seperti potong pulsa atau voucher). Hanya saja, saat ini, layanan semacam itu masih fokus pada mobile web.


(dok. Nightspade) Suasana Game Connection 2012 di Paris, Perancis.

Nah, untuk Indonesia sebagai salah satu penyedia jasa pengembangan (outsourcing), Hasna menuturkan bahwa kesan yang didapat adalah kebanyakan mereka belum mengetahui soal Indonesia.

"Namun, dengan melihat studio game-nya langsung, beberapa di antara mereka tertarik untuk melakukan outsourcing," ujarnya.

Untuk menjelaskan pengalaman dan pelajaran yang mereka dapatkan secara lebih rinci, Nightspade dan Agate Studio berniat menggelar sebuah kumpul-kumpul di Bandung. Rencananya kegiatan ini akan diadakan pada Kamis, 13 Desember 2012.

(dok. Nightspade) Delegasi Indonesia di Game Connection 2012, Paris, Perancis.

 

 

(dok. Nightspade) Delegasi Indonesia di Game Connection 2012, Paris, Perancis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.