Jelang 100 Juta "Netter", Bakal Ada "Kampung Server"

Kompas.com - 16/12/2012, 07:52 WIB
EditorReza Wahyudi

oik yusuf/ kompas.com Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Sammy Pangerapan

KOMPAS.com - Survei yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bulan April-Juli lalu menunjukkan pertumbuhan jumah pengguna internet di Indonesia dari 55 juta orang pada 2011 menjadi 63 juta pada 2012.

 

APJII juga memproyeksikan bahwa angka tersebut akan tumbuh menjadi 107 juta pengguna internet pada 2014 dan 139 juta pada 2015.

Salah satu dampak dari pertumbuhan pengguna internet itu, menurut Ketua Umum APJII Sammy Pangerapan, adalah meningkatnya kebutuhan penyimpanan konten yang dibutuhkan.

"Apalagi dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomer 82 tahun 2012 yang menyatakan bahwa setiap penyelenggara layanan publik dan transaksi elektronik termasuk perusahaan asing wajib membangun pusat data atau server di Indonesia," ujar Sammy seusai acara APJII Internet Outlook 2012 di Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Server-server ini pun, menurut Sammy, tak bisa sembarangan penempatannya. "Lingkungan yang memadai berikut sekuriti yang andal mutlak diperlukan."

Sammy mengatakan, sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan ini, APJII bekerja sama dengan PT Media Land International selaku pengembang berencana membangun sebuah kawasan cyber yang antara lain akan menampung zona khusus data center.  "Jadi seperti kawasan industri, kami satukan semua dalam satu area agar mudah mengontrol lingkungan dan keamanannya."

Lokasi yang direncanakan APJII untuk mewujudkan hal ini adalah sekitar daerah Cibubur-Depok. Kawasannya, lanjut Sammy, jika dimungkinkan akan memiliki pembangkit listrik sendiri untuk berjaga-jaga dari kemungkinan putusnya aliran listrik dari PLN.

"Mungkin di sekitarnya juga akan dibangun perumahan karyawan yang bekerja di sana. Sekarang masih proses desain, tapi lahannya sendiri sudah ada,"  tandas Sammy. Diharapkan rancangan akhir kawasan ini sudah bisa diumumkan pada kuartal pertama 2013.

Kawasan khusus datacenter inipun bisa menjadi lahan bisnis bagi anggota APJII yang jumlahnya mencapai 270 penyedia jasa internet. Sammy mengatakan sebagian anggota yang kesulitan bersaing di pasaran bisa beralih fokus berbisnis data center, bukan akses internet sehingga tidak tergilas oleh pemain yang lebih besar.

"Bisnis datacenter juga masih satu lingkup dengan bidang mereka. Nantinya ini akan menguntungkan APJII juga dalam hal iuran dari anggota. Kami bisa punya dana cukup untuk melakukan riset-riset," pungkas Sammy.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X