Akui Salah, Instagram Bantah Jual Foto Pengguna

Kompas.com - 19/12/2012, 11:56 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Instagram menanggapi protes yang dilontarkan pengguna terkait Kebijakan Privasi dan Syarat Layanan baru. Layanan berbagi foto ini mengklarifikasi "tidak berencana" menjual foto pengguna untuk kepentingan iklan, Selasa (18/12/2012).

Pendiri sekaligus CEO Instagram, Kevin Systrom, menulis di blog resmi perusahaan bahwa pengguna salah menafsirkan istilah dalam Syarat Layanan (Terms of Use) yang baru saja dirilis Senin lalu. Ia menegaskan, Instagram tak menjual foto pengguna kepada pihak ketiga tanpa kompensasi.

"Ini tidak benar dan itu adalah kesalahan kami bahwa bahasa yang kami gunakan memang membingungkan," tulis Systrom. "Jelas saja, bukan niat kami untuk menjual foto Anda. Kami sedang bekerja memperbaiki bahasa agar semuanya menjadi jelas."

Facebook yang membeli Instagram pada Mei 2012 lalu memang berencana menghasilkan uang dari layanan Instagram. Kebijakan Syarat Layanan baru yang cenderung melanggar hak kekayaan intelektual itu justru menjadi bumerang bagi Instagram. Banyak pengguna yang mengancam menutup akun dan memboikot. Untungnya, Facebook dan Instagram segera merespons dan mengklarifikasi.

Sebagai strategi iklan untuk mendapatkan uang, Instagram akan menampilkan gambar profil pengguna lain dan informasi tentang siapa yang mereka follow. Teknik ini mirip seperti iklan sponsored stories di Facebook.

Systrom pun berjanji tidak akan menampilkan foto iklan dalam lini masa (timeline) pengguna karena Instagram menghindari "spanduk" iklan.

Instagram kini memiliki 100 juta pengguna. Mulanya, kesepakatan akuisisi Instagram oleh Facebook mencapai 1 miliar dollar AS dalam bentuk tunai dan saham. Transaksi akuisisi diselesaikan pada September 2012 senilai 715 juta dollar AS. Jumlah tersebut turun seiring anjloknya nilai saham Facebook di bursa Nasdaq, New York, Amerika Serikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.