Beli Aplikasi Windows Phone 8 Bisa Pakai Pulsa

Kompas.com - 19/12/2012, 13:02 WIB
EditorReza Wahyudi

oik yusuf/ kompas.comDirector/Chief Technology Content & New Business Officer XL Axiata Dian Siswarini (kedua dari kiri) dan Marketing Director Nokia Indonesia Lukman Susetyo (kedua dari kanan) dalam acara pengumuman kerja sama operator billing XL Axiata-Nokia di Jakarta, Selasa (18/12/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu kendala yang menghalangi konsumen gadget Tanah Air dalam membeli aplikasi berbayar di toko aplikasi online adalah kepemilikan kartu kredit yang masih rendah.

Nah, salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan operator billing alias mekanisme pembelian aplikasi lewat pemotongan pulsa pelanggan seluler. Metode tersebut kini sudah tersedia untuk pengguna smartphone seri Lumia dari Nokia yang juga merupakan pelanggan XL Axiata.

"Kami melihat bahwa aplikasi dan game sudah semakin menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Untuk keperluan itu, di Indonesia yang angka kepemilikan kartu kreditnya masih rendah, cara yang paling mudah adalah dengan potong pulsa," ujar Director/Chief Technology Content & New Business Officer XL Axiata Dian Siswarini dalam acara di Jakarta, Selasa (18/12/2012), mengemukakan alasan operator itu.

Marketing Director Nokia Indonesia Lukman Susetyo menambahkan bahwa kolaborasi antara Nokia dan operator untuk menerapkan mekanisme potong pulsa di Windows Phone Store ini merupakan yang pertama. "Bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di Asia Pasifik."

Mekanisme potong pulsa di Windows Phone Store ini tidak terbatas pada seri smartphone Lumia 920 dan 820 terbaru dari Nokia saja, melainkan juga tersedia untuk perangkat-perangkat terdahulu dengan sistem operasi Windows Phone 7.

Untuk membeli aplikasi, pelanggan XL Axiata yang memakai smartphone Nokia Lumia cukup membuka Windows Phone Store, memilih aplikasi yang dikehendaki, mengeklik "Buy" pada laman aplikasi, kemudian menunggu hingga aplikasi yang bersangkutan selesai diunduh.

Microsoft mengklaim bahwa saat ini marketplace miliknya sudah mengoleksi sekitar 120.000 aplikasi yang bisa diakses di lebih dari 190 negara. Mekanisme operator billing diharapkan bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan jumlah itu dengan menambah pemasukan untuk developer karena konsumen jadi lebih mudah dalam membeli aplikasi.

Pihak Nokia sendiri berencana turut bekerja sama dengan operator seluler lain dalam menerapkan mekanisme beli aplikasi dengan potong pulsa bagi pengguna Lumia ini. "Akan menyusul dengan operator-operator lain, tapi untuk sekarang dengan XL dulu," ujar Development Manager Nokia South East Asia Narenda Wicaksono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X