Kompas.com - 23/12/2012, 11:47 WIB
EditorReza Wahyudi

BBC Indonesia Kentang ditempatkan di dalam kantung dan dianggap berhubungan dengan elektronik menyerupai manusia.
Produsen pesawat asal AS, Boeing, menggunakan bahan yang tidak wajar untuk melakukan uji penggunaan sistem Wi-Fi dalam penerbangan.

Boeing menggunakan kentang yang dimuat dalam kantung besar dan ditempatkan di kursi penumpang saat pengujian kekuatan sinyal nir-kabel Wi-Fi.

Para peneliti Boeing mengatakan bahwa kentang ''berhubungan'' dengan sinyak elektronik dalam cara yang sama dengan manusia.

Teknik ini juga mengambil keuntungan fakta bahwa kentang - tidak seperti manusia - tidak pernah merasa bosan menjadi bahan penelitian.

Para teknisi Boeing melakukan serangkaian tes untuk menjamin bahwa penumpang bisa mendapatkan kemungkinan sinyal Wi-Fi terkuat saat berada dalam penerbangan, di saat yang bersamaan memenuhi standar keamanan untuk melindungi gangguan dengan sistem elektrik pesawat.

Sinyal nir-kabel berfluktuasi secara acak di dalam ruang tertutup kabin pesawat di saat orang bepergian.

Ini berarti distribusi sinyal tidak merata di dalam kabin, dengan kondisi di sejumlah kursi bisa menerima sambungan yang kuat atau lemah.

Eksperimen kentang

"Anda ingin komputer jinjing anda bekerja dimanapun lokasi kursi anda, tetapi ada kemungkinan perubahan sinyal yang signifikan tergantung lokasi komputer jinjing berada,'' kata seorang teknisi Boeing Dennis Lewis.

Untuk melakukan uji distribusi sinyal, perusahaan ini memilih kentang ketimbang manusia sebagai subyek penelitian, dengan menempatkan sekitar 9.000 kilo kentang dalam karung di kursi penumpang.

Menurut Boeing, kentang ''berhubungan'' dengan sinyal elektronik menyerupai apa yang dilakukan badan manusia, membuatnya sebagai ''pengganti manusia yang sempurna yang harus duduk tanpa gerak selama berhari-hari saat data dikumpulkan''.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.