Kompas.com - 03/01/2013, 12:09 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

weird asia news Ilustrasi : Warnet di China dipenuhi anak-anak dan remaja untuk bermain game online.

KOMPAS.com - Seorang ayah bernama Feng di China kesal dengan hobi game online anaknya sehingga mengambil langkah drastis dengan menyewa orang untuk "menghabisi" anaknya. Namun, bukan anaknya yang dihabisi, melainkan karakter game online yang dia mainkan.

Inilah kisah Feng yang dimuat dalam Sanqing Daily, yang bertujuan menghentikan anaknya yang kecanduan bermain game online. Harapannya, bila karakter yang dimainkan terus-terusan dihabisi, anak yang berusia 23 tahun ini akan patah semangat dan bosan dengan sendirinya.

Langkah ini ditempuh karena Feng kesal dengan anaknya yang tampaknya ogah-ogahan hidup mapan dengan mencari kerja seperti pria seusianya. Dia malah menghabiskan waktu bermain game online yang dilakukan sejak sekolah menengah atas meski mengorbankan nilai sekolahnya.

Langkah yang drastis pun ditempuh. Feng mencari pemain lain dari game yang sedang dimainkan anaknya, tentunya memiliki tingkatan lebih tinggi. Tujuannya sederhana, mencari karakter yang dimainkan anaknya dan menghabisinya setiap kali login dalam permainan.

Berhasilkah cara tersebut?

Berkali-kali menjadi sasaran "pembunuhan" tidak membuat anaknya menyerah. Dalam sebuah perdebatan, dia pun akhirnya mengungkapkan perasaannya kepada ayahnya.

"Ini bukan masalah saya bermain atau tidak. Saya tidak mencari sembarang pekerjaan, saya hanya butuh waktu mencari pekerjaan yang sesuai," ujarnya seperti dikutip dalam media tersebut.

Rupanya, penjelasan anaknya membuat Feng lega karena semula mengira anaknya hanya ingin menghabiskan hidupnya dengan bermain video game. Hanya saja, tidak diketahui bagaimana Feng mengakhiri kontrak dengan sang pembunuh bayaran yang juga tidak diketahui identitasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.