Kompas.com - 03/01/2013, 13:43 WIB
EditorReza Wahyudi

YouTube

KOMPAS.com — Microsoft sejak dua tahun lalu mengeluhkan minimnya fitur pada aplikasi YouTube yang dibuat Google untuk Windows Phone. Di tahun 2013, Microsoft kembali mengeluhkan "kepelitan" Google itu, Rabu (2/1/2013).

Vice President and Deputy General Counsel Microsoft, Dave Heiner, menulis dalam blog hukum perusahaan bahwa Google mencegah Microsoft untuk memberi fitur penuh aplikasi YouTube untuk Windows Phone.

Keluhan Microsoft ini terpusat pada Application Programming Interface (API) resmi YouTube untuk pihak ketiga, yang berguna dalam hal pemutaran video dan akses ke metadata YouTube.

Padahal, menurut Heiner, Google membuka fitur itu dalam aplikasi YouTube untuk Android dan iPhone sehingga penggunanya bisa mengakses metadata YouTube untuk mencari kategori video, lokasi favorit, melihat peringkat, dan fitur lain yang saat ini masih diblokir untuk pengguna Windows Phone.

"Akibatnya, YouTube untuk Windows Phone pada dasarnya hanyalah browser yang menampilkan situs web mobile YouTube, tanpa fungsi beragam yang ada di ponsel lainnya," tulis Brad Smith, petinggi Microsoft yang sebelumnya menjabat sebagai Vice President and Deputy General Counsel pada 2011 lalu.

Sejak Google membeli YouTube pada 2006, Microsoft mengklaim Google telah mengambil langkah-langkah teknis yang notabene membatasi persaingan bisnis mesin pencari internet dan cenderung membuat kebijakan yang menguntungkan Google sendiri.

Hubungan Microsoft dan Google semakin panas dalam urusan hukum persaingan bisnis (antitrust). Microsoft merasa Google tidak adil dalam menentukan kebijakan berbisnis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.