Kompas.com - 16/01/2013, 14:41 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

(IO Interactive/Square Enix) Materi promo untuk game Hitman: Absolution

 


KOMPAS.com
Sebuah survei yang dilakukan SurveyUSA menghasilkan kesimpulan bahwa 89 persen orangtua di Amerika Serikat percaya bahwa kekerasan yang terkandung dalam video game itu tidak baik bagi perkembangan anak mereka. Adapun 75 persen dari mereka juga percaya bahwa kekerasan dalam video game juga berpengaruh kuat terhadap tabiat mereka sehari-hari.

Survei yang dilakukan atas permintaan Common Sense Media and the Center for American Progress dilakukan terhadap 1.050 orangtua di 50 negara bagian AS pada tanggal 4-5 Januari 2013. Responden adalah orangtua yang memiliki anak yang berusia di bawah 18 tahun yang tinggal seatap.

Tujuan dari survei ini diduga tidak lepas dari insiden penembakan Sandy Hook yang dilakukan Adam Lanza. Begitu pula rentetan insiden lainnya yang menempatkan video game sarat kekerasan sebagai faktor yang mendorong pelaku bertindak beringas.

Sebanyak 72 persen responden mengaku kesulitan dalam membentengi anak mereka dari unsur kekerasan di sebuah game. Salah satu kasus yang dicontohkan adalah iklan game Hitman: Absolution yang ditayangkan di televisi kompak dijawab oleh 84 persen responden sebagai hal yang tidak pantas.

Hitman: Absolution adalah sekuel keempat dari franchise permainan Hitman yang menampilkan pembunuh dengan kode Agent 47 sebagai tokoh protagonis. Iklan game ini menampilkan Agent 47 sewaktu memberondongkan peluru hingga menghabisi targetnya dengan berbagai cara.

Namun, bukan video game saja yang disebut sebagai biang perilaku kekerasan anak. Responden juga ditanya dengan faktor lain dan 92 persen sepakat perilaku penindas (bully) berpengaruh, begitu pula dengan 77 persen yang percaya kekerasan disumbang dari siaran televisi dan film.

Hasil penelitian bisa dilihat pada dokumen di tautan berikut ini: http//www.commonsensemedia.org/sites/default/files/full_cap-csm_report_results_1-7-13.pdf

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.