Kompas.com - 18/01/2013, 07:03 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

facebook.com

KOMPAS.com - Mesin pencari di layanan Facebook, Graph Search, diprediksi memiliki potensi untuk menghasilkan uang. Namun, dalam waktu dekat ini, Graph Search tidak dipandang sebagai penantang kuat mesin pencari Google.

Graph Search tidak seperti Google yang memberi tautan atas kata kunci yang dimasukkan pengguna. Facebook menfaatkan kekayaan data 1 miliar pengguna dengan memberi informasi spesifik soal minat, hobi, sampai rekomendasi restoran atau tempat wisata.

Pengguna juga bisa menggunakan Graph Search untuk mencari foto-foto lawas, informasi tentang seseorang, dan sebagainya.

Menurut beberapa analis, mesin pencari yang baru diperkenalkan pada Selasa (15/1/2013) ini, sangat bisa menghasilkan uang. "Kami melihat beberapa kategori saran sangat bisa menghasilkan uang. Facebook bisa menjalin kemitraan dengan mesin pencari Bing," kata analis Merrill Lynch dari lembaga riset BofA.

Sejak pertengahan 2012, Facebook telah menjalin kerjasama dengan Bing buatan Microsoft, di mana beberapa konten Facebook seperti foto, bisa dicari melalui Bing. Facebook tidak membuka akses konten penggunanya kepada Google.

Seorang pialang saham di Wall Street, New York memprediksi, Facebook bisa menambahkan 500 juta dollar AS untuk pendapatan tahunan jika dapat memaksimalkan layanan iklan.

"Sekarang ini, kita tidak melihat Graph Search akan mengancam mesin pencari Google. Tapi di kemudian hari, Graph Search bisa lebih kompetitif dengan menawarkan kategori yang tidak ada di Google," kata seorang pialang kepada Reuters.

Menurut analis dari Jefferies & Co, mesin pencari Facebook memang membuka banyak peluang baru dalam menghasilkan uang, namun ini akan memakan waktu cukup lama.

CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, menegaskan, produk barunya ini akan menyediakan jawaban, bukan tautan. Pengguna dapat melontarkan pertanyaan detail seperti "Siapa teman saya yang menyukai Star Wars dan Harry Potter?"

Selain itu, Graph Search juga dapat dimanfaatkan untuk merekrut karyawan dengan pertanyaan "Siapa yang berprofesi akuntan di Jakarta?"

Facebook baru merilis Graph Search dalam tahap beta. Pengguna yang bisa menggunakannya masih dibatasi, hingga akhirnya Facebook merilisnya secara penuh dalam beberapa pekan atau beberapa bulan mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.