Jakarta Banjir, Infrastruktur Telkomsel Aman

Kompas.com - 18/01/2013, 13:27 WIB

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan MH Thamrin, Jakarta, terendam banjir luapan Sungai Ciliwung, Kamis (17/1/2013). Banjir yang menerjang berbagai kawasan membuat Jakarta lumpuh dan dinyatakan dalam kondisi darurat bencana.

KOMPAS.com - Banjir dan genangan air yang mengepung Jakarta sejak Kamis (17/1/2013) tidak membuat infrastruktur milik operator Telkomsel tidak terganggu. Sebelumnya, Telkomsel telah berhasil meninggikan site-site yang rentan terkena banjir di wilayah Jakarta guna menghindari kenaikan permukaan air.

Site-site yang dimaksud adalah tempat operator menyimpan BTS dan perlengkapannya.

Walaupun begitu, Telkomsel tidak memungkiri masih terjadi sedikit masalah di site-site mereka.

"Gangguan hanya bersifat minor terjadi di sebagian kecil Area Metro Jakarta karena terhentinya pasokan energi, serta belum dimungkinkan untuk penggunaan sumber daya alternatif (genset)," tulis Telkomsel pada keterangan pers resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (18/1/2013).

Namun, secara umum kualitas jaringan tetap terjaga.

Telkomsel juga mengumumkan adanya peningkatan trafik voice dan SMS selama keadaan banjir di Jakarta, dibandingkan dengan hari normal.

Trafik voice (panggilan suara) meningkat hingga 17 persen. Sedangkan trafik SMS meningkat 18 persen.

Menurut Telkomsel, hal ini terjadi dimungkinkan karena tingginya kebutuhan masyarakan untuk saling berkoordinasi baik antar keluarga, kerabat, ataupun dengan pihak lainnya.

Selain itu, demi memudahkan komunikasi antara sesama pengguna, Telkomsel memberikan layanan SMS gratis bagi pelanggan di wilayah Jabodetabek di wilayah Indonesia. Bonus layanan ini berlaku hari ini, Jumat (18/1/2013), dari pukul 18.00 hingga 23.59 WIB. 


EditorReza Wahyudi

Close Ads X