Kompas.com - 21/01/2013, 10:30 WIB
EditorReza Wahyudi

Google Alat autentisitas keamanan online berbentuk USB

KOMPAS.com - Google mencari cara untuk memperketat proses log-in di internet yang diklaim lebih aman dan mudah di masa depan. Menggandeng perusahaan keamanan Yubico, Google sedang mengembangkan perangkat keras sebagai alat autentisitas kata sandi (password).

Dalam sebuah jurnal ilmiah di IEEE Privacy and Security Magazine yang ditulis oleh Wakil Presiden Keamanan Google Eric Grosse dan Programmer Mayank Upadhyay, Google memandang alat autentisitas dapat meningkatkan keamanan online. Sederhananya, ia bisa disebut sebagai "kunci password" yang berfungsi untuk membuka password.

Fungsinya kurang lebih sama dengan alat token di industri perbankan. Namun, Google dan Yubico ingin membuatnya lebih sederhana dan tetap mengedepankan keamanan.

"Kami fokus pada pembuatan autensitas yang lebih aman, namun dengan pengelolaan yang lebih mudah. Kami percaya pengembangan seperti ini dapat membuat sistem log-in yang lebih baik," kata seorang juru bicara Google seperti dikutip dari blog teknologi Mashable, Senin (21/1/2013).

Dengan adanya perangkat keras sebagai alat autentisitas, pengguna diharap tidak bergantung sepenuhnya pada password yang harus diketik atau diinput, apalagi untuk data yang bersifat rahasia dan personal di internet.

Bentuk

Bersama Yubico, Google saat ini sedang menjalankan program percontohan alat autentisitas dengan bentuk kartu USB bernama YubiKey. Alat ini sebelumnya sudah diatur agar terhubung dengan akun pengguna. Jika pengguna ingin log-in ke sebuah layanan situs web, maka ia harus menancapkan USB itu ke komputer agar proses autentisitas berjalan.

Namun, alat keamanan berbentuk USB berukuran kecil tersebut dikhawatirkan sejumlah pihak karena lebih mudah hilang atau tertinggal di suatu tempat.

Solusi lain yang ditawarkan Google adalah dengan membuat chip yang ditanam dalam perangkat ponsel pintar. Chip memakai teknologi jaringan nirkabel jarak dekat, bisa jadi Near Field Communication (NFC). Nantinya, ponsel harus didekatkan dengan komputer jika pengguna ingin log-in ke layanan web.

Tujuan pembuatan inovasi ini adalah Google tidak menginginkan proses input password tidak terhubung secara langsung dengan perangkat keras atau perangkat lunak. Harus ada perantara melalui alat autentisitas. Karena, sistem kode pelacakan (cookies) pada browser yang merekam aktivitas dan sejarah pemakaian internet, dianggap tidak lagi aman untuk menjaga password. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Link Download Twibbon Hari Bank Indonesia 2022 dan Cara Pakainya

10 Link Download Twibbon Hari Bank Indonesia 2022 dan Cara Pakainya

Internet
WhatsApp Bakal Perpanjang Waktu Hapus Pesan Terkirim Hingga 2,5 Hari?

WhatsApp Bakal Perpanjang Waktu Hapus Pesan Terkirim Hingga 2,5 Hari?

Software
5 Fitur 'Rahasia' HP Samsung, Ganti Shortcut Locksreen hingga Sembunyikan Aplikasi

5 Fitur "Rahasia" HP Samsung, Ganti Shortcut Locksreen hingga Sembunyikan Aplikasi

Software
Cara Bikin “Baca Selengkapnya” di WhatsApp buat Prank Teman Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Bikin “Baca Selengkapnya” di WhatsApp buat Prank Teman Tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Cara Mengubah File Google Docs ke PDF tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Mengubah File Google Docs ke PDF tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Realme C30 Resmi di Indonesia dengan Baterai 5.000 mAh, Harga Rp 1 Jutaan

Realme C30 Resmi di Indonesia dengan Baterai 5.000 mAh, Harga Rp 1 Jutaan

Gadget
Facebook dkk Batasi Perekrutan Karyawan Baru

Facebook dkk Batasi Perekrutan Karyawan Baru

e-Business
Cara Aktifkan Autentikasi Dua Faktor iPhone biar Tak Mudah Dibobol

Cara Aktifkan Autentikasi Dua Faktor iPhone biar Tak Mudah Dibobol

Software
Arti 5 ATM yang Ada di Smartwatch dan Jam Tangan

Arti 5 ATM yang Ada di Smartwatch dan Jam Tangan

Gadget
Gandeng Nicholas Saputra, Agan Harahap Bikin Film Pendek Keren Bahas Spesifikasi Oppo Find X5 Pro 5G

Gandeng Nicholas Saputra, Agan Harahap Bikin Film Pendek Keren Bahas Spesifikasi Oppo Find X5 Pro 5G

BrandzView
Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 serta Syarat dan Jadwalnya

Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 serta Syarat dan Jadwalnya

e-Business
Apple Wajibkan Seluruh Aplikasi di App Store Mudahkan Pengguna Hapus Akun

Apple Wajibkan Seluruh Aplikasi di App Store Mudahkan Pengguna Hapus Akun

Software
Link Pengumuman PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK serta Ketentuan Daftar Ulangnya

Link Pengumuman PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK serta Ketentuan Daftar Ulangnya

e-Business
Steve Jobs Dapat Penghargaan 'Medal of Freedom' dari Presiden Biden

Steve Jobs Dapat Penghargaan "Medal of Freedom" dari Presiden Biden

Internet
Bisnis PC Diprediksi Menurun, Lebih Lesu dari Tablet dan Ponsel

Bisnis PC Diprediksi Menurun, Lebih Lesu dari Tablet dan Ponsel

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.