Kompas.com - 12/02/2013, 19:04 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

oik yusuf/ kompas.com Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro (kedua dari kiri) dan Business Group Head Divisi Microsof Office Microsoft Indonesia Bonnie Mamanua (kedua dari kanan) dalam acara peluncuran Office 365 di Jakarta, Selasa (12/2/2012)


JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna rumahan dan perorangan di Indonesia yang ingin mendapatkan productivity suite dengan harga "bersahabat" kini memiliki pilihan baru: Office 365.

Suite office anyar dari Microsoft ini sekarang sudah bisa diperoleh di Indonesia melalui situs online Microsoft dan retailer yang menjadi rekanan raksasa software tersebut.

Pihak Microsoft turut meramaikan peluncuran Office 365 dengan menjanjikan sejumlah bonus untuk pembeli, yaitu gratis 60 menit panggilan suara ke jalur-jalur telepon melalui Skype dan ruang penyimpanan di layanan cloud storage Microsoft, SkyDrive.

"Office 365 secara default menyediakan ruang penyimpanan sebesar 7 GB di SkyDrive, tapi begitu pengguna melakukan sign-up, kapasitasnya ditambah 20 GB menjadi 27 GB," ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (12/2/2012) siang.

Langganan

Berbeda dengan Office 2013 yang merupakan paket office standar dengan installer fisik dan lisensi untuk 1 perangkat, Office 365 berbasis cloud dan bisa digunakan di beberapa perangkat berbeda hingga 5 buah, termasuk  PC desktop, laptop, smartphone, dan tablet berbasis Windows atau Mac OS.

Software ini pun menggunakan model "langanan" di mana pengguna membayar sejumlah biaya untuk mengunakan Office 365 selama jangka waktu 1 tahun.

Besar biaya tahunannya adalah Rp 729.000 untuk versi Home Premium atau sekitar Rp 60 ribu per bulan, sementara Office 365 University memiliki biaya langganan Rp 639.999 yang berlaku selama 4 tahun. "Jadi, untuk paket university, kalau dihitung-hitung biayanya hanya Rp 13 ribu per bulan," imbuh Andreas.

Office 365 University hanya bisa digunakan oleh institusi pendidikan tinggi terakreditasi yang mendaftarkan diri ke Microsoft. Adapun Office 365 Home and Student bebas dipakai oleh siapa saja. Perbedaan antara kedua versi itu terletak pada Microsoft Access dan Publisher yang tak tersedia pada Office 365 University.

Apa yang akan terjadi begitu masa langganan berakhir? "Pertama-tama, pengguna akan diingatkan untuk memperbarui lisensi. Kalau itu tidak dilakukan, pengguna tetap dapat memakai Office 365, tetapi hanya untuk membuka dokumen," ujar Business Group Head Divisi Microsoft Office Microsoft Indonesia Bonnie Mamanua.

Berada di awan

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.