Bisakah Indonesia Jadi Teladan Internet Dunia?

Kompas.com - 01/03/2013, 08:24 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

(Matthias Ripp/CC/via Wikipedia) Markas besar UNESCO di Paris

KOMPAS.com — Indonesia sedang dilirik oleh banyak pihak di dunia terkait dengan tata kelola internet. Sebabnya, Indonesia direncanakan jadi tuan rumah forum global Internet Governance Forum 2013 (IGF 2013).

Forum tersebut akan digelar di Bali pada Oktober 2013.

Satu hal yang menarik bagi berbagai pihak di dunia adalah penyelenggaraan IGF di Indonesia akan melibatkan multi-stakeholder. Hal ini tecermin dari ID-IGF, yaitu delegasi yang mewakili Indonesia dalam forum di markas UNESCO, Place de Fontenoy, Paris, Perancis.

Multi-stakeholder yang dimaksud mencakup unsur pemerintah (Kementerian Komunikasi dan Informatika), bisnis (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), hingga organisasi sipil (Indonesian CSOs Network for Internet Governance alias ID-Config).

Frank La Rue, Special Rapporteur PBB untuk Kebebasan Berekspresi, mengatakan bahwa model multi-stakeholder itu bisa jadi solusi agar tata kelola internet tidak berpihak pada kepentingan tertentu saja.

"Tidak boleh ada yang merasa atau memosisikan dirinya paling dominan," ujarnya di sela-sela persiapan pertemuan Multi Advisory Group (MAG) IGF di UNESCO, Paris.

Saat ini delegasi RI yang tergabung dalam ID-IGF sedang berada di Paris, selain untuk mengikuti sidang WSIS +10 dan pertemuan MAG IGF, juga untuk melakukan penggalangan dana (fundraising) untuk pelaksanaan acara Konferensi Global IGF ke-8 di Bali pada bulan Oktober 2013 nanti.

Diharapkan, dari pelaksanaan IGF di Bali itu didapatkan contoh mengenai pelibatan multi-stakeholder yang ideal. Harapannya, Indonesia bisa jadi teladan.

Seperti dikatakan oleh Pablo Hinojosa, Direktur Public Affairs Asia Pacific Network Information Centre (APNIC), "Indonesia di dalam mempersiapkan IGF dapat menjadi contoh tentang bagaimana proses pelibatan multi-stakeholder  tersebut dijalankan secara inklusif," tuturnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.