Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/03/2013, 12:29 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

 

KOMPAS.com - Sistem operasi teranyar Microsoft, Windows 8, kembali mendapat tanggapan kurang mengenakkan dari seorang eksekutif industri PC.

Adalah Jun Dong-soo, presiden dari divisi memory chip Samsung, yang memberikan komentar negatifnya terhadap Windows 8.

Dalam sebuah wawancara dengan media The Korea Times, Jun mengatakan bahwa industri PC secara global belum bisa terselamatkan, secara terus-menerus menurun, walau Microsoft telah meluncurkan Windows 8 pada akhir tahun 2012 lalu.

Sekadar catatan, awalnya, banyak pengamat yang memprediksi, dengan hadirnya sistem operasi terbaru tersebut, pasaran PC akan mulai bergairah kembali. Namun, pasaran malah bereaksi sebaliknya, pangsa pasar perangkat PC masih belum menunjukkan tanda-tanda akan membaik. Bahkan, menurut prediksi IDC, pasaran PC akan menurun sekitar 1,3 persen pada tahun 2013 ini.

Tidak hanya itu, Jun juga mengeluarkan pendapatnya bahwa Windows 8 tidak lebih baik dibandingkan dengan Windows Vista, sebuah sistem operasi yang dinilai banyak pihak sebagai produk gagal.

"Saya rasa, sistem Windows 8 tidak lebih baik dari platform Windows Vista," kata Jun, seperti dikutip dari All Things D, Minggu (10/3/2013).

Selain itu, Jun juga banyak memberikan komentar negatif terhadap perangkat tablet milik Microsoft, Surface.

"Peluncuran dari tablet Windows Surface mendapatkan permintaan yang kurang terlalu tinggi. Sementara itu, perpaduan antara Intel dan Microsoft untuk ultrabook yang lebih tipis, gagal dan saya percaya hal tersebut sebagian besar dapat terjadi karena platform Windows yang kurang kompetitif," ujar Jun.

Sebelumnya, presiden Acer, JT Wong, juga memberikan reaksi negatifnya terhadap Windows 8. Wong menjelaskan, angka pengkapalan PC Acer turun 28 persen pada kuartal empat 2012 dari kuartal yang sama tahun sebelumnya. Wong menimpakan sebagian kesalahan yang mengakibatkan penurunan tersebut kepada Windows 8, yang dinilainya gagal membangkitkan industri PC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.