Kompas.com - 11/03/2013, 13:23 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Kisah tersebut menjadi cikal bakal Garriott dalam mengembangkan seri RPG Ultima. Pada seri pertama pada tahun 1981. Sepanjang sembilan seri, tiga seri pertama bertempat di sebuah dunia bernama Sosaria sementara lima seri di dunia bernama Britannia, dan satu seri lagi di Guardian.

Seri Ultima menempatkan pemain sebagai orang yang datang dari dunia nyata ke dunia rekaan untuk membantu Lord British dalam menangani masalah yang dihadapi. Pada seri pertama, dia harus menangani Mondain, seoang penyihir yang balas dendam karena dikalahkan Lord British. Seri kedua, kekasih Mondain bernama Minax datang membalas dendam, sementara seri ketiga pemain harus menghadapi Exodus, makhluk yang yang lahir dari Mondain dan Minax.

Pada seri keempat, pemain diperkenalkan dunia bernama Britannia. Lord British kini menjadi raja dan dia kembali memanggil pemain untuk datang dan menjadi panutan dalam menjalankan nilai kebajikan. Setelah mencapai kesempurnaan dari seluruh nilai kebajikan, pemain ditugaskan untuk mencari Codex of Ultimate Wisdom sehingga dia kemudian bergelar Avatar, sang awatara. Gelar inilah yang terus melekat hingga seri ke sembilan.

Dalam seri terakhir, Ascension yang rilis tahun 1999, sang avatar kembali ke Britannia untuk menghadapi musuh bebuyutan bernama Guardian yang tidak lain adalah sisi gelap dari avatar itu sendiri. Guardian sudah ada sejak seri Ultima ketujuh.

Tokoh sentral selain protagonis, yakni Lord British, tidak lain dan tidak bukan adalah personifikasi Richard Garriott sendiri. Dia bertindak sebagai penasehat maupun tokoh kunci jalannya cerita dalam seri Ultima.

Selepas seri kesembilan, seri ini pernah menjajal genre MMORPG dengan Ultima Online pada tahun 1997 dan berjalan hingga kini.

Sayangnya, sengketa Garriott dengan penerbit Electronic Arts membuat pengembangan seri ini mandeg. Kepemilikan hak atas karakter baik oleh Garriott atau EA secara terpisah membuat pengembangan sekuel Ultima mustahil dilakukan. Salah satu proyek EA berjudul "Ultima Forever: Quest for the Avatar" menggeser tokoh Lord British menjadi Lady British.

Dengan demikian, Shroud of the Avatar yang dikembangkan Garriott melalui studionya, Portalarium ini diharapkan bisa mengembalikan kejayaan seri Ultima meski dengan wajah baru, dunia baru, dan kisah yang baru. Belum dipastikan apakah tokoh Lord British akan kembali muncul. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.