Kompas.com - 14/03/2013, 14:32 WIB
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi pasukan artileri negerinya yang berlatih menggunakan peluru tajam di dekat perbatasan laut dengan Korea Selatan, Kamis (14/3/2013).

Perbatasan kedua negara di Laut Kuning menjadi saksi bentrok berdarah kedua Korea di masa lalu. Di saat suhu politik di Semenanjung Korea kian memanas, tampaknya Laut Kuning berpeluang besar menjadi lokasi konfrontasi baru.

Kantor berita Korea Utara (KCNA) tidak menjelaskan kapan Kim Jong Un mengawasi jalannya latihan ini. Pekan lalu Kim Jong Un juga memeriksa unit artileri yang sama. Saat itu, kunjungan Kim diliput stasiun televisi negara dan KCNA.

"Dalam latihan ini, peluru ditembakkan secara intensif ke target musuh imajiner, sementara suara dentuman persenjataan artileri menggetarkan bumi dan langit," demikian KCNA.

"Perang modern adalah perang artileri," kata Kim Jong Un dikutip KCNA.

Korea Utara mengancam akan memicu Perang Korea II sebagai respons terhadap sanksi baru PBB terkait uji coba nuklir ketiganya pada Februari dan respons atas latihan militer bersama AS-Korea Selatan.

Sejauh ini, perbatasan darat kedua negara masih dalam kondisi tenang. Meski demikian, Pemerintah Korea Selatan memerintahkan agar pasukannya di garis depan tetap mewaspadai kemungkinan agresi pasukan Korea Utara.

Perintah itu disampaikan PM Korea Selatan Chung Hong-win saat mengunjungi salah satu pulau garis depan di dekat perbatasan yang disengketakan.

"Sebagai pelindung nyawa dan harta benda rakyat, saya meminta kalian tetap siaga untuk merespons setiap provokasi Korea Utara," kata PM Chung seperti dikutip kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.