Kompas.com - 19/03/2013, 06:53 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Samsung Galaxy S4 dipuji sekaligus dikritisi. Ia dipuji dari sisi spesifikasi dan fitur, namun mendapat kritik lantaran materi plastik yang menyelimuti Galaxy S4.

Samsung nampak kurang bersemangat untuk bersaing dari sisi desain, melihat Apple dan HTC telah menggunakan materi alumunium pada ponsel andalan masing-masing, yakni iPhone 5 dan HTC One.

Kepala Desain Samsung kawasan Amerika, Dennis Miloseski mengatakan, bukan berarti Samsung mengesampingkan sisi desain sebuah produk. Menurutnya, proses desain tidak dimulai dari material luar saja.

"Ini bukan berarti kita cepat memutuskan, Okay, kita akan membuat ponsel dengan materi logam. Proses desain dimulai dari cerita. Untuk perangkat sekelas Galaxy S4 yang akan dipasarkan ke seluruh dunia, kita memulai desain dari berbagai selera," jelas Miloseski.

Sisi pengalaman yang akan dirasakan pengguna juga termasuk dalam perhitungan desain. "Kami sedang membuat perangkat yang lebih tipis dan ringan, dengan layar yang indah. Dengan Samsung, ini lebih membangun hubungan yang berarti dengan teknologi," kata Miloseski, saat berbicara di konferensi Expand yang digelar Engadget.

Samsung juga fokus pada spesifikasi hardware dan perangkat lunak yang membuat Galaxy S4 lebih kaya. Samsung menggembar-gemborkan fitur pelacak mata untuk menggulirkan layar, merekam video dengan kamera belakang dan depan, dan sebagainya.

"Kami sedang berpikir tentang bagaimana membawa jiwa dalam perangkat Anda. Membuat perangkat menjadi lebih cerdas, membiarkan mereka masuk akal dan desain akan meningkat dari waktu ke waktu," jelas Miloseski.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi marketing, Samsung menyerang sisi psikologis calon pengguna. Bahasa yang digunakan Samsung untuk Galaxy S4 adalah: "teman hidup," sebuah perangkat yang konon bisa mempelajari perilaku pengguna berkat fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Pada Galaxy S dan Galaxy S generasi 2, Samsung sempat menerapkan desain fisik sudut membulat, yang kemudian jadi sumber masalah hukum perang paten dengan Apple, yang dituding menyerupai iPhone.

Sejak diluncurkannya Galaxy S III, Samsung coba menghadirkan paradigma baru dalam desain dan menawarkan estetika baru. Tapi secara kasat mata, perusahaan Korea Selatan ini menampilkan desain yang serupa antara Galaxy S III, S4, dan Galaxy Note 2.

 

Berita-berita lain terkait Samsung Galaxy S4 dapat diikuti di liputan khusus "Peluncuran Galaxy S4" dari tautan berikut ini atau tautan ini untuk akses dari ponsel/tablet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.