Gamedev Indonesia Tak Kalah Jago Dibanding Asing

Kompas.com - 19/03/2013, 16:45 WIB
EditorReza Wahyudi
Seminar bertema Gamechanics yang berlangsung di Bandung, pada Selasa (19/3/2013).

BANDUNG, KOMPAS.com - Game buatan pengembang (developer) asal Indonesia ternyata memiliki kualitas yang baik. Bahkan, kualitasnya tidak kalah dari game buatan pengembang asal luar negeri.

Hal tersebut disimpulkan oleh Lolly Amalia Abdullah, Direktur Kerjasama dan Fasilitas Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Desain, Media, dan IPTEK Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, saat ia harus "mengawal" dua kelompok anak muda yang berkunjung ke negara Prancis.

Pada saat itu, kedua kelompok ini harus memamerkan game hasil karya mereka di sebuah pameran di negara tersebut.

Hasilnya ternyata cukup mencengangkan. Para peserta pameran banyak yang memuji hasil karya mereka. Tidak sedikit pula yang menyebut kualitasnya tidak jauh berbeda dari buatan developer luar.

"Bahkan, awalnya banyak yang tidak percaya kalau game ini buatan Indonesia. Namun, setelah dijelaskan, mereka akhirnya mengerti bahwa game ini adalah buatan Indonesia," ujar Lolly kepada KompasTekno, dalam acara Gamechanics di Bandung, pada Selasa (19/3/2013).

Ekosistem

Jika sudah memiliki kualitas yang baik, mengapa game buatan pengembang asal Indonesia masih belum bisa berbicara banyak?

Menurut Lolly, ekosistem yang belum terlalu baik, merupakan alasan di balik masalah tersebut.

Untuk meningkatkan mutu ekosistem ini pun tidak terlalu mudah. Dibutuhkan kerjasama dari semua komponen yang berkepentingan agar dapat menyelesaikan masalah ini.

Hingga saat ini, pihak pemerintah pun sudah berupaya untuk meningkatkan mutu dari ekosistem tersebut. Salah satunya adalah dengan berbagai proyek pendanaan melalui sponsor.

Dalam acara Gamemechanic, dibahas berbagai potensi maupun arah pengembangan industri game Indonesia untuk persiapan bertarung di tingkat internasional.

Terdapat juga acara seminar untuk memperkenalkan perspektif baru dalam mengimplementasikan game tidak sekadar untuk bersenang-senang, tapi juga untuk tujuan yang serius. Tujuannya, game bisa menjadi media penyampai pesan atau bahkan membuka peluang bisnis yang baru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X