Kompas.com - 05/04/2013, 11:46 WIB
EditorReza Wahyudi

Aditya Panji/KompasTekno

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler Axis keberatan dengan kebijakan penataan ulang blok 3G di frekuensi 2.100MHZ yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Axis tak mau memindahkan kanal 3G-nya ke blok 11 dan 12, jika kedua blok itu belum terbebas dari interferensi.

Axis saat ini menempati kanal 3G di blok 2 dan 3. Operator ini diminta memindahkan kanal 3G ke blok 11 dan 12, sebagaimana hasil pertemuan antara Kemenkominfo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan lima pemimpin dari perusahaan operator seluler GSM pemegang lisensi 3G, pada 28 Maret 2013.

Menurut Head of Corporate Communications Axis Anita Avianty, blok 11 dan 12 belum siap digunakan untuk layanan internet 3G karena masih ada interferensi yang signifikan. Karena, dua blok ini masih ada interferensi dari sinyal Smartfren yang menggunakan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access)

"Hal ini juga telah dibuktikan pada pengujian yang pernah dilakukan dan dipresentasikan oleh Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika pada 29 Januari 2013," kata Anita dalam sebuah pernyataan.

Axis meminta pemerintah untuk membersihkan terlebih dahulu blok 11 dan 12 tersebut dari gangguan operator seluler lain. Jika sudah bersih, barulah Axis ingin pindah ke kedua blok tersebut.

Jika Axis dipaksa pindah secepatnya, perusahaan mengatakan tidak dapat memenuhi kualitas layanan yang ditetapkan pemerintah.

"Mengacu pada peraturan pemerintah menyangkut standar kualitas layanan, jika operator seluler gagal memenuhi standar Quality of Service akan dikenakan denda sekitar Rp 200 juta untuk setiap pelanggaran," jelas Anita.

Ia juga mengeluhkan, bahwa keputusan yang dibuat Kemenkominfo pada 28 Maret itu telah dipersiapkan sebelumnya dan bukan berdasarkan kesepakatan. Selain itu, pemerintah dinilai tidak mengindahkan prinsip pemindahan alokasi pita frekuensi yang paling sedikit seperti yang disepakati sebelumnya.

Ditata agar layanan internet optimal

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.