Kompas.com - 09/04/2013, 10:26 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com Popularitas sebuah sistem operasi mobile tak selamanya baik, terutama jika berpotensi mengundang serangan para penjahat cyber. Saat ini, sistem operasi untuk ponsel yang paling populer adalah Android dan iOS di iPhone.

Nah, manakah dari kedua sistem operasi tersebut yang paling rentan atau paling tidak aman?

Untuk mencari jawabannya, lembaga riset keamanan SourceFire melakukan sebuah studi bertajuk "25 Years of Vulnerability" yang dirilis pada Maret lalu.

Hasil risetnya cukup mengejutkan. iPhone ternyata mengandung jauh lebih banyak celah keamanan dibanding sistem operasi mobile lain, termasuk Android.

Padahal selama ini yang selalu disebut sebagai sistem operasi yang paling tidak aman adalah Android karena mengusung open source.

SourceFire menyatakan, popularitas iPhone dan kontrol ketat yang diberlakukan Apple terhadap toko aplikasinya justru mendorong para pelaku kejahatan cyber untuk mencari celah di sistem operasi iOS.

Total sebanyak 210 celah keamanan ditemukan di iPhone. Jumlah itu mewakili 81 persen dari keseluruhan jumlah celah keamanan yang ada di sistem operasi mobile, dan jauh lebih besar dari total celah keamanan di smartphone berbasis OS Android, Windows, dan BlackBerry yang angka gabungannya hanya mencapai 19 persen.

SourceFire

Yves Younan, seorang peneliti senior SourceFire, mengatakan bahwa perangkat mobile Apple mengalami peningkatan year-over-year yang signifikan dalam hal jumlah celah keamanan yang ditemukan, meski iOS selalu mengimplementasikan fitur-fitur keamanan baru dalam setiap update.

Dengan sistem operasi Android, menurut Younan, para penjahat cyber rupanya kurang termotivasi untuk mencari celah keamanan pada smartphone. Ini karena sifat terbuka Android yang memudahkan hacker untuk memasukkan atau mengirim aplikasi jahat ke pengguna.

Di sisi lain, hal tersebut sulit dilakukan di perangkat iOS karena Apple mengontrol aplikasi-aplikasi yang beredar di platform miliknya dengan ketat. Maka dari itu, para penjahat cyber makin tertantang untuk mencari celah keamanan di sistem software Apple sendiri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.