Meluncur 21 Mei, Berapa Harga Xbox 720?

Kompas.com - 09/04/2013, 11:33 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Perlahan-lahan, informasi mengenai perangkat konsol game next-gen Microsoft, Xbox 720, mulai terkuak. Salah satu bocoran yang terbaru menyebutkan bahwa konsol ini kabarnya akan dirilis pada 21 Mei mendatang.

Berita buruknya, menurut Paul Thurrot dari Supersite for Windows seperti dikuti oleh Digital Trends, ada kemungkinan Xbox 720 akan ditawarkan dengan harga relatif mahal, mencapai 500 dollar AS atau Rp 4,9 juta.

Sebelumnya, Xbox 720 dikabarkan bakal membutuhkan koneksi internet yang terus tersambung ("always on") untuk bisa berjalan.

Versi lebih murah seharga 300 dollar AS akan turut tersedia, tetapi peminatnya harus turut membeli paket berlangganan sebagai subsidi.

Microsoft memang telah mulai memasarkan Xbox (360) dengan sistem subsidi langganan mulai pertengahan 2012 lalu. Dengan memaketkan paket langganan 2 tahun servis Xbox Live Gold, raksasa software itu bisa menjual konsol gamenya seharga 99 dollar AS.

Level harga 500 dollar AS sendiri sebenarnya tidak aneh untuk sebuah konsol game. Yang menjadi masalah adalah harga pesaingnya, PlayStation 4 dari Sony.

Apabila PS4 nantinya dijual lebih murah daripada XBox 720, bukan tidak mungkin konsol Microsoft itu akan sulit bersaing, seperti yang dialami PlayStation 3 pada 2006 silam. Ketika itu, PS3 yang dibanderol hingga 600 dollar AS kesulitan menghadapi Xbox 360 yang dibanderol 400 dolar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pakai chip AMD

Sumber lain juga menyebutkan bahwa Xbox 720 akan dipersenjatai prosesor system-on-chip berbasis core Jaguar dari AMD, mirip dengan yang dipakai pada PlayStation 4.

Hal tersebut menandai peralihan dari arsitektur PowerPC yang digunakan di Xbox 360 ke x86 yang umum digunakan di PC. Artinya, judul-judul game Xbox 360 tidak akan bisa dimainkan di konsol game baru ini.

Perubahan itu juga disebut memudahkan developer dalam mengembangkan game untuk Xbox 360. Selama ini perbedaan arsitektur pada masing-masing konsol game menyulitkan developer dalam membuat game, di samping meningkatkan biaya produksi.

Kini, dengan arsitektur x86 yang sama-sama dipakai di Xbox 720 dan PlayStation 4, kesulitan-kesulitan tersebut bisa ditekan.

AMD sendiri memang sengaja menyasar pasar konsol game sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap pasar PC yang terus merosot. CEO AMD Rory Read menargetkan 20 persen pendapatan perusahaannya bakal disumbang oleh sektor non-PC pada kuartal keempat tahun ini.

 

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X