Kompas.com - 10/04/2013, 11:06 WIB
EditorReza Wahyudi

Razer Laptop gaming Razer Blade

KOMPAS.com - Akibat popularitas perangkat tablet dan smartphone yang makin menanjak, pasar PC (desktop dan laptop) diprediksi bakal makin lesu.

Tapi agaknya kemerosotan industri yang disebut "post-PC era" atau "Kiamat PC" ini tak berlaku untuk industri game komputer.

Seperti dilaporkan oleh analis David Cole dari lembaga riset industri hiburan dan video game DFC Intelligence, pasaran game PC tumbuh 8 persen tahun 2012 lalu hingga mencapai nilai 20 miliar dollar AS.

Sepertiga nilai itu (6,8 miliar dollar AS) disumbang oleh China, negara yang memiliki angka pertumbuhan pasar game PC tertinggi di dunia sebesar 9 persen. Penduduk di Negeri Tirai Bambu ini konon memang lebih mudah mengakses PC dibanding konsol game.

"Biarpun media terfokus pada game pada perangkat mobile dan jejaring sosial, nyatanya sekarang sudah ada 1 miliar pemain game PC di seluruh dunia dan angka tersebut akan terus tumbuh seiring dengan semakin banyajnya PC yang tersambung ke internet," ujar COle seperti dikutip oleh PCWorld.

Pasar PC lainnya juga menunjukkan pertumbuhan, seperti wilayah Korea Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.

Bergeser ke mobile

Direktur eksekutif PC Gaming Alliance Erik Noreke mengamati bahwa industri video game tengah mengalami pergeseran ke arah mobile.

"Kinerja PC portabel generasi terbaru untuk pertama kalinya memungkinkan gamer untuk bermain dalam perjalanan. Mereka tak lagi terbatas di lingkungan rumah saja," ujar Noreke.

Noreke menambahkan bahwa PC desktop tak lagi menjadi pilihan utama bagi para gamer, seiring dengan semakin banyaknya laptop yang dilengkapi pengolah grafis dan sistem audio high-end.

Scott Steinberg, konsultan industri game dari TechSavvyGlobal.com, berpendapat bahwa PC turut memperoleh manfaat dari popularitas tablet dan smartphone.

"Berkat tren mobile itu, kini muncul laptop yang lebih tipis dan memiliki sejumlah fitur ala tablet seperti touchscreen dan konektivitas internet yang selalu tersambung," jelas Steinberg. "Laptop saat ini memang belum secanggih desktop, tapi mereka memberikan kombinasi daya dan performa yang tepat."

Bagaimana dengan konsol game next-gen? Steinberg mengatakan bahwa konsol-konsol canggih seperti Xbox 720 dan PlayStation 4 seharusnya tidak mengurangi audience game PC. "Soalnya, pemain konsol juga bermain game pada PC." 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.