Kompas.com - 12/04/2013, 16:55 WIB
EditorErvan Hardoko

JERUSALEM, KOMPAS.com - Israel membuka kembali pintu perbatasan menuju Jalur Gaza, Jumat (12/4/2013), setelah sempat menutupnya selama beberapa hari sebagai respon atas serangan roket dari Gaza.

"Pintu perbatasan Kerem Shalom dibuka kembali hari ini," kata juru bicara unit Kementerian Pertahanan Israel urusan Palestina, Guy Inbar.

"Perbatasan itu tidak akan berfungsi normal pada Jumat, namun kami membukanya agar arus transportasi bahan pokok bisa masuk ke Gaza," tambah dia.

Sebelumnya, PBB menyatakan keprihatinannya atas penutupan perbatasan yang berdampak atas pasokan berbagai kebutuhan warga Palestina.

"Penutupan perbatasan itu berakibat berkurangnya pasokan kebutuhan pokok, termasuk bahan pangan dan gas untuk memasak. Langkah ini membahayakan kehidupan banyak keluarga di Gaza," kata Kordinator Kemanusiaan PBB untuk Palestina, Kames W Rawley.

Israel menutup perbatasannya dengan Gaza setelah sejumlah roket ditembakkan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu ke Israel, saat negeri Yahudi itu tengah memperingati kekejaman holocaust.

Militer Israel mengatakan perlintasan Kerem Shalom ditutup namun perbatasan lain dibuka khusus untuk bantuan kemanusiaan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.