Kompas.com - 12/04/2013, 18:13 WIB
EditorReza Wahyudi

Wikimedia Commons/US Air National Guard Ilustrasi. Pesawat-pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Garda Nasional Udara AS.

KOMPAS.com — Seorang konsultan keamanan digital bernama Hugo Teso asal Jerman menunjukkan bagaimana sebuah aplikasi Android yang ia kembangkan secara khusus dapat digunakan untuk mengambil alih kendali pesawat komersial.

Dalam sebuah forum keamanan digital Hack in the Box di Amsterdam, Belanda, Teso membawa jurnal ilmiah berjudul Aircraft Hacking: Practical Aero Series. Ia menunjukkan aplikasi yang dapat mengekstrak informasi penting dari sistem pesawat terbang. Bahkan, aplikasi itu dapat digunakan untuk mengendalikan pesawat.

Aplikasi itu diberi nama PlaneSploit yang dijalankan Teso dalam ponsel pintar Samsung Galaxy. Berikut tampilan aplikasinya:

Tampilan aplikasi PlaneSploit buatan Hugo Teso, foto oleh isa56k via Instagram

"Presentasi ini akan menjadi demonstrasi praktis tentang bagaiamana mengambil alih kontrol penuh pesawat terbang dari jarak jauh, untuk memperlihatkan hasil dari tiga tahun penelitian saya di bidang keamanan penerbangan," tulis Teso dalam abstrak jurnal ilmiahnya.

Caranya, bisa dilakukan dengan masuk ke sistem kemudi pesawat secara nirkabel, atau bisa juga dengan membuat sistem rencana perjalanan lain, yang kemudian diunggah ke dalam sistem milik aplikasi khusus itu.

Ia mampu memanipulasi kemudi dari pesawat jet Boeing sementara pesawat itu dalam modus "autopilot."

Teso, yang sempat dilatih sebagai pilot, mengatakan bahwa beberapa sistem pesawat ada yang tidak terenkripsi dan tidak aman. Ia mengetahui akses ke sistem itu sehingga bisa mengendalikan pesawat.

Apa yang dijelaskan Teso ini belum diuji coba secara langsung di pesawat yang membawa penumpang ke suatu tempat. Ia lebih memilih untuk menguji di sebuah laboratorium sistem pesawat. Ia juga tak akan mendistribusikan PlaneSploit kepada umum. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.