Kompas.com - 13/04/2013, 10:36 WIB
Penulis ING
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Akun Twitter @SBYudhoyono meramaikan twitterland, Sabtu (13/4/2013) pagi. Akun yang terverifikasi sebagai akun milik Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu mengundang perhatian para pengguna Twitter. Ratusan mention "mendarat" ke akun tersebut. Salah satunya dari mantan Wakil Presiden RI yang pernah mendampingi SBY, Jusuf Kalla. Jusuf Kalla alias JK melalui akun Twitter-nya @JK_Kita mengucapkan selamat datang kepada SBY.

"Assalamualaikum Pak @SBYudhoyono selamat berakhir pekan dan selamat datang di twitterland," demikian JK dalam tweet-nya pada pukul 07.46, Sabtu pagi.

Ucapan selamat datang di Twitter juga dilayangkan sejumlah pengguna lainnya. Misalnya, dari @nenymirzana, "Just followed my Presiden @SBYudhoyono welcome to the twitland Pak :)".

Tak sedikit pula yang diminta di-follback alias di-follow balik oleh Presiden. Ungkapan mengingatkan Presiden agar tetap fokus pada tugas negara juga salah satu pesan yang disampaikan tweeps.

"Haduh, urus negara pak jgn sibuk twitteran yah," tulis akun @ikhsanmasse.

Hingga saat ini, meski akun tersebut telah terverifikasi, belum ada konfirmasi dari pihak Istana apakah benar akun @SBYudhoyono merupakan akun pribadi Presiden. Beberapa hari lalu, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan bahwa Presiden SBY akan merilis akun Twitter pribadinya. Salah satu tujuannya adalah untuk mendekatkan diri dengan rakyat dan mendengar aspirasi secara langsung.

Akun Twitter Presiden akan dikelola oleh tim. Namun, Presiden bisa nge-tweet sendiri jika ada informasi penting yang ingin disampaikan kepada publik.

"Tentu dengan tanda atau simbol tertentu yang menegaskan itu dikirimkan langsung oleh Presiden. Tapi, keseharian akun tersebut akan dikelola oleh tim," ujar Julian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.