Kompas.com - 19/04/2013, 17:57 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Aditya Panji/KompasTekno Axis Telekom Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler Axis mendukung langkah pemerintah menata ulang kanal 3G di frekuensi 2.100MHz, agar layanan internet dan seluler optimal. Tapi sebelum Axis memindahkan kanal 3G-nya, perusahaan minta kepada pemerintah untuk menugaskan Smart Telecom membersihkan sinyal yang mengganggu sinyal Axis.

Sampai saat ini Axis masih menempati blok 2 dan 3 di frekuensi 2.100MHz. Dalam rencana penataan ulang, Axis diminta memindahkan kanal 3G-nya ke blok 11 dan 12. Biaya migrasi kanal ditanggung oleh masih-masing operator seluler.

Axis menilai kedua blok itu kotor karena interferensi dari sinyal Smart Telecom di frekuensi 1.900MHz. General Manager Technology Strategy Axis Deden Machdi menjelaskan, ada sinyal yang tidak diinginkan masuk ke jaringan Axis sehingga mengganggu sensitivitas sinyal, dan hal ini berasal dari Smart Telecom.

Interferensi terjadi karena perbedaan teknologi Personal Communication System (PCS) 1900 yang digunakan pada jaringan CDMA Smart Telecom dan teknologi Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) yang dipakai Axis untuk GSM.

Mengacu ke Peraturan Menteri

Mengacu pada Peraturan Menteri (PM) Komunikasi dan Informatika Nomor 30 Tahun 2012, Deden meminta agar pemerintah menugaskan Smart Telecom untuk memenuhi segala aturan teknis yang ada di PM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam PM, tertulis bahwa ada batas level emisi spektrum yang wajib dipenuhi oleh penyelenggaran PCS1900, yakni sebesar 32dBm/100kHz atau 20 watt. Ada nilai yang wajib dijaga sebesar 79dBc. "Jika level emisi spektrum Smartfren lebih dari itu, maka sinyal Axis akan terinteferensi," kata Deden di Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Interferensi ini diklaim mengganggu semua layanan Axis, termasuk telepon, SMS sampai internet (data).

"Jika penyelenggara PCS1900 sudah memenuhi PM itu, kita bersedia untuk pindah. Pada dasarnya kita mendukung 100 persen penataan ulang ini. Tapi ada PM sebagai payung hukum yang kuat," tegas Deden.

Jika nanti Smart Telecom telah memenuhi PM, namun ternyata masih ada interferensi, Axis bersedia memasang filter di setiap BTS yang terkena interferensi, dengan catatan pihak Smart Telecom juga harus memasang filter.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.