Kompas.com - 19/04/2013, 19:09 WIB
EditorErvan Hardoko
BOSTON, KOMPAS.com — Kepolisian Boston, Jumat (19/4/2013), menyatakan kedua terduga pelaku bom Boston ternyata adalah dua bersaudara yang memiliki keturunan Chechnya.

Tersangka pertama yang tewas setelah baku tembak dengan polisi di Watertown, di luar kota Boston, adalah Tamerlan Tsarnaev (26).

Sementara tersangka kedua yang masih buron diidentifikasi sebagai Dzhokar A Tsarnaev (19). Keduanya tercatat sebagai penduduk tetap di Massachussets.

Tersangka kedua hingga kini masih buron setelah terlibat baku tembak dengan polisi. Untuk mengejar tersangka kedua, polisi menutup area seluas 20 blok di Watertown.

Polisi juga memperingatkan warga agar tetap waspada, tetap tinggal di dalam rumah, dan jangan membuka pintu untuk orang asing, kecuali polisi dengan tanda pengenal.

Sebab, polisi memperkirakan tersangka yang masih buron ini memiliki senjata api, bahkan mungkin bahan peledak.

Kini, polisi terus memburu tersangka kedua, bahkan sampai harus menggeledah setiap rumah di Watertown dan sekitarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.