Kompas.com - 25/04/2013, 07:55 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Samsung Galaxy S4

KOMPAS.com - Samsung mengumumkan bahwa ponsel pintar Android andalannya, Galaxy S4, berada dalam pasokan terbatas. Hal ini menyebabkan tertundanya pengiriman Galaxy S4 ke berbagai negara.

"Karena permintaan global yang luar biasa atas Galaxy S4, pasokan awal sangat terbatas. Kami berharap bisa memperbanyak persediaan untuk memenuhi permintaan dalam beberapa pekan ke depan," kata juru bicara Samsung seperti dikutip dari AllThingsD, Kamis (25/4/2013).

Perusahaan asal Suwon, Korea Selatan ini merancang Galaxy S4 untuk bersaing dengan ponsel Android kelas premium merek lain, seperti HTC One dan Xperia Z.

Samsung mengistimewakan pasar Amerika Serikat yang dianggap penting untuk melawan dominasi Apple iPhone. Galaxy S4 yang beredar di negeri Paman Sam itu menggunakan prosesor quad-core (empat inti) Qualcomm Snapdragon S4 Pro kecepatan 1,9GHz. Sementara untuk negara lain, termasuk Indonesia, memakai prosesor octa-core (delapan inti) Exynos 5 Octa kecepatan 1,6GHz.

Di Indonesia, ada operator seluler dan toko jual beli online yang telah membuka pemesanan Galaxy S4 sejak 18 April lalu. Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 7,5 juta.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.