Kompas.com - 25/04/2013, 13:51 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Komponen mikrofon yang dipakai pada produk HTC One dinilai melanggar paten milik Nokia oleh Pengadilan Distrik Amsterdam, Belanda. HTC harus secepatnya mengganti desain komponen mikrofon.

Komponen mikrofon di HTC One itu dibuat oleh perusahaan STMicroelectronics asal Taiwan. Seperti dikutip dari Engadget, Rabu (24/4/2013), mikrofon tersebut memiliki teknologi dual-membran dan memiliki amplitudo tinggi.

HTC menegaskan, pelanggaran paten mikrofon ini adalah urusan antara Nokia dengan STMicroelectronics. HTC tidak terkait dalam sengketa hukum antara keduanya. Sejauh ini Nokia juga tidak mengajukan gugatan kepada HTC terkait HTC One.

Menurut Nokia, STMicroelectronics telah menyetujui eksklusivitas komponen tersebut untuk produk Nokia dan tidak menjualnya kepada pihak ketiga. "Itu adalah teknologi HAAC Nokia, dikembangkan secara eksklusif oleh Nokia dan hanya digunakan dalam produk Nokia," kata juru bicara Nokia beberapa waktu lalu.

Juru bicara HTC mengatakan, pihaknya akan mengirimkan HTC One yang memakai mikrofon desain lama dari STMicroelectronics sampai stoknya habis, kemudian HTC akan mengubah desain mikrofon. Hal ini diklaim tidak mempengaruhi ketersediaan pasokan HTC One.

STMicroelectronics terancam membayar denda ke Nokia sebesar 50.000 euro untuk setiap mikrofon yang dijual kepada pihak ketiga. Namun, keputusan denda ini belum final, dan masih dicarikan jalan keluar. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X