Bos Google Kritik Kacamata Pintar Google

Kompas.com - 29/04/2013, 10:02 WIB
EditorReza Wahyudi

Google

KOMPAS.com - Executive Chairman Google Eric Schmidt tentu telah menjajal kacamata pintar Google Glass. Namun, ia menemukan pengalaman yang sedikit aneh dengan kacamata itu.

Dalam seminar yang dilaksanakan Kamis (25/4/2013) di Kennedy School of Government, Universitas Harvard, Schmidt mengatakan bahwa berbicara lantang untuk mengontrol kacamata Google Glass adalah hal "yang paling aneh."

"Jelas ada tempat di mana Google Glass tidak sesuai keadaan," ujar Schmidt seperti dikutip dari Reuters. Menurutnya, harus ada cara yang tepat dalam mengendalikan Google Glass.

Saat ini kacamata pintar Google dapat dikendalikan dengan beragam cara, yaitu dengan navigasi jari, gerakan kepala, kedipan mata, dan perintah suara. Fungsinya bisa berguna untuk berselancar internet, memotret, merekam video, menjalankan aplikasi, dan sebagainya.

Google tentu akan mencari cara navigasi terbaik untuk mengendalikan Google Glass. Karena itulah, produk yang masih berstatus prototipe ini akan dijual kepada pengembang aplikasi mulai 2013 ini. Setelah ada beberapa aplikasi, Google akan mendapat banyak masukan tentang cara navigasi terbaik.

Peminat produk ini ternyata sangat banyak. Google akan mengirim 2.000 unit Google Glass kepada pengembang aplikasi di berbagai negara yang telah melakukan pemesanan.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X