Punya Bos Baru, Intel Terima Pesanan Prosesor?

Kompas.com - 06/05/2013, 10:37 WIB
EditorReza Wahyudi

wccftech.com
KOMPAS.com - Intel memilih Brian Krzanich sebagai CEO menggantikan Paul Otellini yang akan mundur bulan ini. Krzanich secara resmi akan mulai menjabat sebagai CEO pada 16 Mei mendatang.

Dikutip dari PC World, pemilihan Krzanich yang sebelumnya menangani operasi manufaktur Intel boleh jadi akan membawa perubahan arah menuju produksi chip pesanan pihak ketiga.

Lewat pemilihan tersebut, para analis berpendapat Intel menunjukkan sinyalemen bahwa perusahaan tersebut ingin menggunakan aset-aset pabriknya untuk menghasilkan pendapatan.

Intel biasanya hanya memakai pabrik untuk membuat prosesor milik sendiri, tapi belakangan telah mulai menandatangani kontrak manufaktur untuk pihak ketiga secara terbatas, utamanya untuk jenis chip FPGA yang menawarkan margin tinggi.

Dalam hal manufaktur, pabrik-pabrik Intel dinilai selangkah lebih maju dari dua pemain besar lainnya di bisnis ini, yaitu Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) dan GlobalFoundries, dua pabrikan pihak ketiga yang menangani pesanan dari produsen prosesor.

Pabrik milik sendiri juga menjadi kelebihan Intel dibandingkan para pesaing di bisnis prosesor seperti Qualcomm dan AMD yang mengandalkan pihak ketiga untuk produksi chip mereka.

Intel sebelumnya pernah mengatakan tak akan membuat chip untuk Apple ataupun perusahaan lain yang mengandalkan ARM -arsitektur saingan x86 milik Intel. Tetapi Kraznich disinyalir akan lebih terbuka soal ini dibanding Otellini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih lagi, Intel telah menginvestasikan dana miliaran dollar AS untuk membangun pabrik-pabrik baru sementara industri PC yang menjadi inti bisnis Intel sedang dilanda kelesuan. Hal tersebut mengakibatkan turunnya angka permintaan sehingga kapasitas produksi pabrik Intel bisa terbuang percuma.

"Intel akan memanfaatkan teknologi manufaktur dan fabrikasinya untuk melewati para kompetitor. Mereka agaknya juga bakal mengubah bisnis produksi chip dari "sekadar hobi" menjadi bisnis bernilai miliaran dollar AS," ujar presiden dan analis utama Moor Insights and Strategi Patrick Moorhead.

Analis J.P. Morgan Chris Danely memperkirakan bisnis produksi chip Intel bisa menghasilkan pendapatan tahunan sebesar 4,2 miliar dollar AS pada 2017 sehingga bisa menutupi kehilangan revenue dari lesunya industri PC.

Apabila benar bahwa Intel akan menggenjot sektor manufaktur, maka pemilihan Krzanich sebagai CEO dinilai sebagai keputusan yang tepat karena pengalamannya dalam menghasilkan profit dari bisnis ini.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X