Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/05/2013, 18:20 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Oik Yusuf/KompasTekno Komputer tablet Asus Google Nexus 7

KOMPAS.com — CEO BlackBerry Thorsten Heins meramalkan bahwa tren komputer tablet akan mati dalam lima tahun mendatang. Bukan hanya Heins, Managing Director Toshiba kawasan Australia, Mark Whittard, juga meramalkan hal serupa.

Whittard percaya bahwa ponsel pintar dan komputer jinjing notebook akan menguasai ruang komputasi mobile. Sementara itu, tren tablet dan phablet (perangkat perpaduan ponsel dan tablet) tidak akan bertahan lama di pasar.

"Perangkat semacam tablet dan phablet berada di antara tekanan (ponsel pintar dan notebook) … meskipun sementara ini mereka sedang booming. Usia mereka akan pendek," ujar Whittard seperti dikutip dari TechRadar, Rabu (8/5/2013).

Kendati demikian, sementara ini Toshiba masih memproduksi tablet. Perusahaan asal Jepang tersebut mengikuti tren dengan memproduksi tablet bersistem operasi Windows dan Android.

"Kami masih di pasar tablet dan ingin terus tumbuh. Tapi kenyataannya, Anda harus berpikir tentang evolusi berikutnya serta mulai mempersiapkan tim penelitian dan pengembangan untuk menghadapi tantangan itu," ungkap Whittard.

Pernyataan Whittard mengesankan bahwa Toshiba sedang mencari perangkat komputer kategori baru yang bisa mengisi ruang antara ponsel dan notebook. Adapun BlackBerry percaya bahwa ada perangkat dengan layar besar yang akan menjadi alternatif selain tablet.

"Dalam 5 tahun, saya tidak berpikir ada alasan untuk memiliki tablet lagi. Mungkin perangkat dengan layar besar di tempat kerja Anda, tetapi bukan sejenis tablet. Tablet sendiri merupakan bisnis model yang tidak baik," ucap Heins, seperti dikutip dari Bloomberg.

Ramalan kematian tablet baru dilontarkan oleh dua perusahaan yang notabene tidak sukses dengan lini produk tabletnya. Perusahaan seperti Samsung, Asus, atau Apple, yakin tablet adalah perangkat komputasi masa depan.

Beberapa lembaga riset memprediksi, pengiriman tablet akan melampaui pengiriman komputer pribadi. Lembaga riset NPD Display Search, contohnya, memproyeksi akan ada 240 juta tablet yang dikirimkan secara global tahun 2013, sedangkan pengiriman laptop hanyalah 207 juta unit pada 2013.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.