Kompas.com - 11/05/2013, 08:15 WIB
EditorReza Wahyudi

Pepih Nugraha/KOMPAS.com Poster ponsel terbaru Nokia Asha 501 yang diperkenalkan di New Delhi, India, Kamia (9/5/2013).

NEW DELHI, KOMPAS.com — Produsen telepon seluler Finlandia, Nokia, belum akan memproduksi komputer tablet. Nokia lebih fokus pada produksi smartphone dan ponsel low-end lainnya.

"Kami (Nokia) masih akan melihat-lihat dulu, belum ada pengumuman atau pernyataan resmi tentang hal itu," kata CEO Nokia Stephen Elop, menjawab pertanyaan jurnalis Indonesia di New Delhi, Kamis (9/5/2013).

Pepih Nugraha/KOMPAS.com CEO Nokia Stephen Elop saat wawancara dengan wartawan Kompas.com, Pepih Nugraha, di New Delhi, India, Kamis (9/5/2013).

Elop menyatakan, dirinya dengan Nokia fokus terhadap apa yang sedang dilakukannya. Ia menyebut apa yang saat ini dikerjakannya adalah memperkenalkan ponsel produksi terbarunya, Asha 501.

Sementara Rajiv Makhni, Managing Editor NDTV, Jumat (10/5/2013), mengatakan, Nokia tidak akan pernah menggunakan Android sebagai sistem operasi (operating system/OS) untuk jenis ponsel Nokia apa pun. Nokia, katanya, lebih memilih untuk mengembangkan OS sendiri.

Rajiv bahkan melempar pertanyaan itu kepada jurnalis yang menghadiri paparannya sebelum menjawab. Hampir semua jurnalis yang diberi kesempatan untuk menanggapi pertanyaan itu kemudian menjawab tidak mungkin. "Ya, demikianlah gambarannya," katanya, seperti dilaporkan wartawan Kompas.com, Pepih Nugraha.

Pertanyaan yang menyangkut komputer tablet dan OS sebagai mesin yang menggerakkan ponsel kerap ditanyakan kepada para petinggi Nokia dalam berbagai kesempatan. Akan tetapi, jawabannya sama dan seragam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana diketahui, Nokia hadir dengan Symbian sebagai OS dalam jangka waktu lama. Setelah itu Nokia mengembangkan Meego, tetapi tidak cukup sukses. Setelah Elop didapuk sebagai CEO Nokia tiga tahun lalu, ia mengusung Windows Phone sebagai OS untuk smartphone produksinya, dan menggunakannya untuk seri Lumia.

Sedangkan untuk ponsel low-end seperti Asha, Nokia mengembangkan OS S40. Untuk produk ponsel terbarunya, Asha 501, Nokia menggunakan OS "New Asha Platform" atau sebagaimana yang dikemukakan Elop sebagai "evolusi" dari S40.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.