Kompas.com - 11/05/2013, 12:21 WIB
EditorReza Wahyudi

Jumlah telepon seluler akan melampaui tujuh miliar pada 2014.

Akan ada lebih banyak jumlah telepon seluler di dunia dibandingkan jumlah manusia pada akhir tahun depan, demikian laporan sebuah badan PBB.

International Telecoms Union (ITU) memprediksi bahwa jumlah ponsel yang digunakan orang di seluruh dunia akan melampaui tujuh miliar di awal 2014.

Saat ini ada 6,8 miliar nomor ponsel aktif, dan jumlah manusia mencapai 7,1 miliar.

Laporan ITU World 2013 itu juga menunjukkan bahwa sepertiga populasi global kini sudah online.

Commonwealth of Independent States, sebuah aliansi negara-negara bekas Uni Soviet, memiliki penetrasi ponsel tertinggi.

Setiap orang di negara itu memiliki lebih dari satu ponsel.

Afrika menjadi negara dengan penetrasi terendah yaitu 63 setiap 100 orang.

"Setiap hari kita semakin dekat dengan saat ketika jumlah ponsel yang digunakan sama dengan jumlah populasi di bumi," kata Brahima Sanou, direktur Biro Pembangunan Telekomunikasi ITU.

"Revolusi ponsel benar-benar sebuah gerakan yang memberdayakan orang-orang di negara berkembang dengan adanya aplikasi teknologi komunikasi dalam pendidikan, kesehatan, pemerintahan, perbankan, lingkungan dan bisnis." 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.