Kompas.com - 31/05/2013, 14:58 WIB
EditorEgidius Patnistik

NEW YORK, KOMPAS.com — Bank sentral AS menyimpulkan bahwa kekayaan rumah tangga-rumah tangga Amerika baru pulih kurang dari separuh dari yang mereka miliki sebelum resesi parah pada 2008 dan 2009.

Cabang regional Federal Reserve di St Louis, Missouri, mengatakan, keluarga-keluarga Amerika mengakumulasi kekayaan bersih sebesar 66 triliun dollar sampai akhir tahun lalu.

Namun, jumlah itu hanya 45 persen dari yang telah dikumpulkan oleh rumah tangga-rumah tangga Amerika pada 2007, dalam bulan-bulan sebelum terjadi resesi terparah di Amerika sejak 1930-an.

Bank sentral Amerika mengatakan, kesimpulan yang menyatakan kerusakan ekonomi akibat resesi sebagian besar telah diperbaiki "tidak dapat dibenarkan."

Dengan melonjaknya indeks saham AS ke tingkat tertinggi dalam beberapa pekan ini, sebagian pakar menyimpulkan rumah tangga-rumah tangga Amerika telah mendapatkan kembali hampir semua kekayaan yang hilang. Namun, laporan itu mengatakan kenaikan pasar saham terutama hanya menguntungkan keluarga-keluarga kaya.

Dikatakan bahwa orang muda, orang yang kurang berpendidikan, serta warga keturunan Afrika dan Hispanik kehilangan bagian terbesar dari kekayaan mereka dalam resesi itu. Laporan tersebut mengatakan utang pribadi dan kesulitan mereka untuk bangkit kembali telah memainkan peran penting dalam pemulihan ekonomi yang lesu di Amerika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.