Kompas.com - 08/06/2013, 16:13 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Dari segi kualitas material, bahan plastik yang dipakai Acer untuk tablet ini terasa cukup kokoh, meski tak memberi kesan mewah seperti material logam aluminium pada beberapa tablet jenis tertentu.

Daya tarik lainnya dari Iconia W3 adalah sistem operasi yang digunakan, di mana Acer memilih Windows 8 versi desktop sehingga tablet ini mampu menjalankan aplikasi-aplikasi Windows standar, tak seperti Windows RT yang digunakan pada beberapa tablet berbasis ARM. Tampilan desktop Windows pun bisa diakses pada tablet ini.

acer_w3-1
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Dengan prosesor Z2760 (Clover Trail) dan RAM 2GB, kinerjanya pun bisa diandalkan, setidaknya untuk aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu menuntut sumberdaya ekstra. Untuk software kantoran dan browsing internet, performa Iconia W3 sudah lebih dari cukup.

Sayang, tampilan layarnya terlihat kurang bagus. Di samping sudut memandang yang tak terlalu luas (warna sedkit berubah ketika pengguna mengubah sudut pandang) dan permukaan glossy, layar Iconia W3 cenderung terasa seperti tablet low-end daripada perangkat premium dengan kontras dan saturasi yang tampak rendah.

Di samping itu, ukuran ringkas perangkat ini juga berdampak pada icon aplikasi dan tampilan sistem operasi secara keseluruhan yang terlihat lebih kecil dibandingkan tablet 10 inci sehingga sedikit menyulitkan navigasi, setidaknya pada lingkungan desktop Windows.

Keyboard "full-size"

Untuk menunjang aspek produktivitas dari perangkat ini, Acer membundel Iconia dengan paket software suite Microsoft Office 2013 secara cuma-cuma. Paket ini meliputi aplikasi Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote sehingga Iconia W3 langsung siap dipakai bekerja begitu dikeluarkan dari kemasannya.

Acer juga menyediakan aksesori keyboard yang dijual terpisah. Uniknya, keyboard ini berukuran "full-size" sehingga terlihat sangat besar dibanding Iconia W3.

acer_w3-3
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

acer_w3-2
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Kendati lebih nyaman dipakai untuk mengetik ketimbang keyboard yang berukuran lebih kecil, aksesoris ini mengurangi nilai portabilitas Iconia W3 ketika dibawa bepergian karena memakan tempat. Iconia W3 sendiri bisa dibawa dengan cara "ditempelkan" pada bagian bawah keyboard, seperti yang bisa dilihat pada gambar di atas.

Kendati demikian, perangkat ini seharusnya bisa dipakai dengan keyboard model lain yang banyak beredar karena memiliki konektivitas Bluetooth 4.0.

Acer membanderol Iconia W3 seharga 379 dollar AS, belum termasuk aksesori keyboard. Pihak Intel mengatakan bahwa tablet ini seharusnya sudah dirilis di negara-negara Asia Tenggara dalam beberapa minggu ke depan, termasuk di Indonesia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.