Snapdragon Tak Cuma Jadi "Otak" Ponsel

Kompas.com - 10/06/2013, 10:59 WIB
EditorReza Wahyudi

Qualcomm

TAIPEI, KOMPAS.com - Di era gadget serba mobile seperti sekarang ini, istilah "perangkat pintar" tak hanya berlaku untuk smartphone atau perangkat tablet saja, seperti yang ditunjukkan oleh Qualcomm pada pameran Computex 2013 di Taiwan.

Bertempat di sebuah area khusus di gedung W Hotel, Taipei, produsen System-on-Chip Snapdragon ini memamerkan modul developer "Dragon Board" berbasis prosesor Snapdragon 800 buatannya.

"Dengan developer module yang dilengkapi berbagai macam kelengkapan untuk pengembangan hardware dan software ini, chip Snapdragon bisa dibuat mengotaki berbagai macam perangkat," terang Staff Product Manager Snapdragon Developer Platforms Qualcomm Leon Farasati ketika ditemui di lokasi, Kamis (6/6/2013) lalu.

qualcomm-7
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Perangkat yang dimaksud Farasati bisa beraneka rupa, mulai dari perangkat game hingga media player, semuanya berbasis Snapdragon. Qualcomm sendiri menyajikan contoh berupa photo booth dan TV dapur khusus untuk keperluan masak memasak.

qualcomm-8
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

"Karena SoC Snapdragon berikut komponen-komponen pelengkapnya begitu kecil dan hemat daya, semua fungsionalitas sebuah perangkat pintar pun bisa diimplementasikan di produk-produk ini," imbuh Farasati.

Dia mencontohkan konektivitas internet dan peramban berbasis Android yang dijalankan oleh perangkat TV dapur. Di dekatnya ada sebuah timbangan khusus yang juga terkoneksi ke perangkat TV secara nirkabel.

"Anda pun bisa mencari resep masakan di internet, lalu menimbang bahannya persis sesuai jumlah yang dibutuhkan. Praktis bukan?" ucapnya.

Dari TV dapur, Farasati beralih ke photo booth yang diperkuat prosesor Snapdragon S4. Dengan modul berbasis chip tersebut yang tertanam di dalamnya, photo booth ini bisa menjalankan seluruh aplikasi Android, termasuk pengolah gambar dan face recognition.

qualcomm-12
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Alhasil, Photo Booth yang bersangkutan pun bisa menjalankan berbagai macam olah gambar yang rakus sumberdaya, seperti skin retouching. "Selesai mengolah, Anda bisa mengirim foto melalui e-mail dengan program client seperti yang terdapat pada smartphone Android," ujar Farasati, sambil mempersilakan Kompas Tekno mengetik alamat e-mail pada keyboard yang disediakan usai mengambil foto.

Modul pengembang atau Moblile Development Platform (MDP) berbasis Snapdragon 800 sudah tersedia bagi developer yang berminat mulai minggu lalu. Qualcomm bekerjasama dengan Bsquare dan Intrinsyc dalam mendistribusikan modul-modul ini.

Melalui MDP Snapdragon, Qualcomm ingin memperoleh dukungan ekosistem untuk memperluas jangkauan chip buatannya. "Kami ingin memberdayakan komunitas developer. Saya berharap Snapdragon bisa dipakai di segala macam perangkat," tandas Farasati.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X