Gamification, Bukan Sekadar Bagi-bagi Poin

Kompas.com - 10/06/2013, 15:27 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

(foursquare) Game of Cones, penerapan sistem gamification dari Foursquare dan HBO.


Penulis: Eko Nugroho*

KOMPAS.com - Sekitar awal abad ke 19 beberapa pedagang di Amerika mulai memberikan kepingan tembaga bagi konsumen yang berbelanja di tempat mereka. Kepingan-kepingan tersebut pada jumlah tertentu kemudian bisa ditukarkan dengan barang yang ada di toko.

Sistem ini sebenarnya adalah implementasi dari elemen  point and reward yang ada pada setiap game. Sistem sederhana tersebut terbukti mampu memotivasi pelanggan mereka untuk kembali datang berbelanja.

Banyak yang kemudian mengimplementasikan sistem yang sama namun dengan berbagai variasi, yang awalnya kepingan tembaga diganti dengan lembaran kertas khusus dengan beberapa area untuk diisi cap/tanda. Ketika seluruh area  telah terisi maka konsumen bisa menukarnya dengan hadiah tertentu.

Sistem ini kemudian dikenal sebagai loyalty program atau upaya untuk memotivasi konsumen agar terus setia (loyal) dengan produk tertentu.

Loyalty program
terus berkembang hingga saat ini. Berbagai industri, dari mulai penerbangan, perbankan, telekomunikasi, juga retail telah memanfaatkan berbagai bentuk loyalty program untuk memotivasi/menjaga loyalitas konsumen mereka.

Tahun 2010 waralaba kedai kopi Starbucks menyediakan badge Foursquare khusus untuk berbagai lokasi tokonya serta menyediakan diskon khusus bagi mereka yang berhasil menjadi Major di beberapa lokasi mereka.

Loyalty program
, yang awalnya dibantu keping tembaga, saat ini didukung dengan berbagai aplikasi digital. Disadari atau tidak, implementasi dari berbagai konsep game, atau yang saat ini dikenal dengan istilah Gamification, semakin dekat dengan keseharian kita.

Terlepas bahwa istilah gamification mulai populer digunakan sejak beberapa tahun terakhir ini, kita sebenarnya telah memanfatkan berbagai konsep game di luar area game itu sendiri dari sejak lama.

Yang menarik untuk kita cermati adalah fakta bahwa loyalty program, atau implementasi gamification secara umum, memberikan bukti bahwa game bisa berperan lebih dari sekedar media hiburan atau media penyampai informasi.

Dengan desain dan implementasi yang tepat sebuah konsep game (gamification) juga terbukti mampu berperan sebagai pembangkit motivasi bahkan mengarahkan penggunanya untuk melakukan aksi tertentu.  

Perlu disadari bahwa  gamification lebih dari sekedar membagikan point, badge, atau menyusun leaderboard semata.

Gamification adalah sebuah upaya untuk mengimplementasikan konsep game yang tepat agar mampu menghadirkan proses yang menyenangkan serta benefit yang nyata bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X